
UPdates—Ada gol, drama, dan keajaiban Lionel Messi. Tetapi salah satu momen paling tak terlupakan dari kemenangan Argentina yang mendebarkan 3-2 atas Tanjung Verde di babak 32 besar Piala Dunia FIFA terjadi di luar sorotan kamera.
You may also like :
Hattrick di Laga Pertama Argentina, Messi Langsung Jadi Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
Tanjung Verde mungkin telah tersingkir dari turnamen, tetapi tim underdog Afrika ini memenangkan hati pencinta bola di seluruh dunia setelah mendorong juara bertahan hingga batasnya dalam salah satu pertandingan paling menghibur di Piala Dunia sejauh ini.
You might be interested :
Tinggal Selangkah Lagi Casemiro akan Setim dengan Lionel Messi
Di tengah upaya luar biasa itu adalah kiper veteran Vozinha, yang serangkaian penyelamatan spektakulernya membuat Argentina frustrasi untuk waktu yang lama.
Meskipun kebobolan tiga gol, Vozinha menunjukkan penampilan tanpa rasa takut, berulang kali menggagalkan serangan bertabur bintang Argentina dan menjaga Tanjung Verde tetap dalam pertandingan hingga peluit akhir.
Penampilannya menuai pujian luas dari para penggemar, dengan banyak yang memujinya sebagai salah satu bintang yang bersinar di turnamen tersebut.
Kekaguman itu juga meluas hingga Messi sendiri.
"Saya menghampiri Messi setelah pertandingan. Dia memeluk saya dan berkata, 'Kamu hebat. Rakyatmu harus bangga padamu.' Itu luar biasa bagi saya," ungkap Vozinha sambil mengenang pertemuan emosional tersebut sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari NDTV, Sabtu, 4 Juli 2026.
Bagi kapten Tanjung Verde itu, kata-kata tersebut memiliki makna yang sangat besar. "Mendengar kata-kata seperti itu dari seseorang seperti Leo Messi sangat berarti bagi saya. Saya berterima kasih kepadanya dan berkata, 'Terima kasih, Leo. Kamu yang terbaik,'" katanya.
Pertukaran yang tak terlupakan itu tidak berakhir di situ. Vozinha meminta pemenang Ballon d'Or delapan kali itu untuk bertukar kaus, dan Messi dengan senang hati mengabulkannya.
"Saya bertanya apakah kami bisa bertukar kaus. Leo mengatakan dia akan memberikannya kepada saya di terowongan setelah wawancara," kenangnya.
Merefleksikan pertemuan itu, kiper tersebut mengakui bahwa itu adalah momen yang akan dia hargai selamanya. "Momen-momen seperti ini akan terukir di hati Anda selamanya," ujarnya.
Sementara Argentina melaju ke Babak 16 Besar, Tanjung Verde meninggalkan Piala Dunia dengan kepala tegak.
Penampilan mereka yang tanpa rasa takut melawan salah satu tim sepak bola terhebat menuai kekaguman di seluruh dunia.