Home → Program →

Aksi Berani Pilot Iran Terungkap, Bom Pangkalan AS tanpa Sistem Navigasi Apa pun

7 August 2026

UPdates—Seorang komandan tinggi Iran menyatakan bahwa pilot Angkatan Udara tidak menggunakan sistem navigasi apa pun, termasuk Global Positioning System (GPS) dan Inertial Navigation Systems (INS), saat melakukan operasi berani terhadap pangkalan yang dikelola AS di Timur Tengah.

You may also like : esmaeil baqaei aaIran Menuduh Beberapa Negara di Kawasan “Mengeroyok” Mereka Bersama AS

Wakil Koordinator Angkatan Udara Republik Islam Iran (IRIAF), Brigadir Jenderal Masoud Jafari, menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Kamis waktu setempat terkait keberhasilan operasi tanggal 2 Maret yang menargetkan Pangkalan Udara al-Udeid di Qatar—tempat yang biasanya menampung 10.000 personel militer AS.

Pada tanggal 2 Maret itu pula, jet tempur F-5 Angkatan Udara Iran menargetkan pangkalan al-Adiri yang dioperasikan AS di Kuwait.

"Pihak Iran telah terbiasa beroperasi di bawah sanksi. Pilot Angkatan Udara kami telah belajar menjalankan misi tanpa GPS atau INS, dan justru mengandalkan pembacaan peta serta teknik navigasi dasar," ujar Jafari sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari MNA, Jumat, 7 Agustus 2026.

"Mungkin, kartu as kami adalah bahwa kami sama sekali tidak memancarkan sinyal apa pun—bahkan tidak ada transmisi radio atau emisi elektronik lainnya dari pesawat," lanjutnya.

Sementara itu, sang komandan mencatat bahwa pada masa awal agresi AS-Israel, pihak musuh mungkin tidak pernah membayangkan bahwa Angkatan Udara Iran akan memiliki keberanian untuk melaksanakan misi semacam itu.

Ia lebih lanjut mengatakan bahwa jaringan pertahanan udara AS sempat siaga tinggi ketika pangkalan AS di Kuwait diserang, yang berujung pada jatuhnya tiga jet tempur F-15E Strike Eagle milik Amerika akibat insiden tembakan kawan sendiri (friendly fire) oleh pihak Kuwait.

Empat pilot heroik yang menerbangkan jet tempur Su-24 meluncurkan misi terhadap Pangkalan Udara al-Udeid dari Pangkalan Udara Martyr Dowran di Shiraz.

Jenazah salah satu pilot, Brigadir Jenderal Majid Kazemi, telah dipulangkan baru-baru ini, namun nasib ketiga pilot lainnya masih belum diketahui.

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

Our Program

Related Video

Latest UPdates