
UPdates—Lebih 100 pendaki asing terjebak di distrik pegunungan Gorkha, Nepal, setelah banjir bandang menghanyutkan jembatan dan merusak jalur pendakian selama akhir pekan.
You may also like :
Air Sungai dari 2 Meter Tiba-Tiba Naik 8,5 Meter, Satu Kompleks Disapu Banjir Bandang Susulan Nepal
Media lokal, Online Khabar melaporkan hal itu pada hari Senin, 12 Oktober 2026 mengutip keterangan pihak berwenang setempat.
You might be interested :
Banjir Bandang Kembali Terjang Padang, Banyak Warga Terjebak
Lima warga desa, termasuk dua perempuan, masih dinyatakan hilang setelah tanah longsor di antara Lokpa dan Chumling membendung Sungai Budhi Gandaki, yang kemudian memicu banjir di bagian hilir.
Md Shahadat Hossain, seorang pendaki asal Bangladesh yang terjebak di Desa Jagat, mengatakan kepada Anadolu bahwa ada sembilan warga Bangladesh yang sedang menunggu kemungkinan evakuasi menggunakan helikopter.
"Kami telah terjebak di Jagat sejak kemarin. Banjir bandang datang dari arah atas desa dan mengalir melewati bagian bawah desa," ujarnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Senin, 12 Oktober 2026.
Kondisi mereka dalam keadaan aman. “Namun listrik padam sejak kemarin, komunikasi dengan dunia luar terganggu, dan persediaan makanan perlahan mulai menipis," jelas Shahadat.
Ia menyebutkan bahwa lebih dari 200 pendaki berlindung dengan aman di desa tersebut, termasuk pendaki asal Nepal.
Menurut Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nepal, banjir tersebut menghancurkan sejumlah jembatan serta merusak rumah warga, dua menara telepon, dan 50 tiang listrik.
Pihak otoritas menyatakan bahwa 437 personel keamanan telah dikerahkan, sementara empat helikopter militer sedang melakukan operasi penyelamatan.
Setidaknya 47 orang telah dievakuasi menggunakan helikopter, tambah otoritas tersebut.
Manaslu Circuit, yang terletak di dekat perbatasan Nepal dan Tiongkok, merupakan jalur pendakian Himalaya yang populer, dengan bulan Oktober sebagai salah satu periode tersibuk.