
UPdates—Tiga astronot NASA, Anil Menon, Jessica Watkins, dan Luke Delaney memberikan suara dalam pemilihan paruh waktu AS dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
You may also like :
Roket SpaceX tak Terkendali Tabrak Bulan, Benturan Setara 3 Ton TNT dan Picu Kawah di Permukaan Bulan
Hal ini membuktikan bahwa berada ratusan kilometer di atas Bumi bukanlah penghalang untuk menggunakan hak demokrasi seseorang.
You might be interested :
NASA Soroti Karhutla Papua
Pada hari Selasa, Anil Menon yang merupakan astronot keturunan India membagikan sebuah video di platform X yang memperlihatkan bagaimana para astronot dapat berpartisipasi dalam pemilihan umum saat berada di luar angkasa.
Ruang tidurnya di laboratorium orbit tersebut ia gunakan sebagai bilik suara sementara; ia memanfaatkan komputer untuk mengisi dan mengirimkan surat suara secara elektronik.
"Ya, Anda bahkan bisa memilih dari luar angkasa! Ketiga anggota kru asal AS mendapatkan kesempatan untuk memberikan suara dari stasiun luar angkasa. Kami mengisi surat suara elektronik dan mengirimkannya dengan aman kepada petugas pemilihan," tulis Menon di X sebagaimana dipantau Keidenesia.tv, Rabu, 4 November 2026.
Rekan sesama astronot, Jessica Watkins dan Luke Delaney, juga turut serta dalam proses pemungutan suara tersebut dengan mengirimkan surat suara mereka kepada otoritas pemilihan di Harris County, Texas.
Meskipun para astronot berada jauh di luar wilayah AS, pengaturan pemungutan suara elektronik khusus memungkinkan mereka untuk tetap menjadi bagian dari proses pemilihan umum.
Sebagaimana dilansir dari India Today, surat suara tersebut dikirim ke Harris County, lokasi di mana Johnson Space Center dan Pusat Kendali Misi (Mission Control) NASA berada.
Pusat ini memainkan peran krusial dalam mengoordinasikan berbagai aktivitas serta menjaga komunikasi dengan para astronot di ISS.
Proses pemungutan suara ini mengandalkan sistem elektronik yang aman. Surat suara dienkripsi sebelum dikirimkan, sehingga hanya dapat diakses oleh astronot yang bersangkutan dan petugas pemilihan yang berwenang, dengan demikian menjamin kerahasiaan suara mereka.
Transmisi tersebut berlangsung melalui Near Space Network milik NASA, yang menangani komunikasi antara wahana antariksa dan fasilitas di Bumi. Jaringan ini dikelola oleh Goddard Space Flight Center milik NASA di Greenbelt, Maryland.
Menon tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada tanggal 14 Juli dengan menumpangi wahana antariksa Soyuz milik Rusia.
Watkins dan Delaney menyusul kemudian, tiba di pos luar angkasa tersebut pada tanggal 1 Oktober sebagai bagian dari misi SpaceX.
Partisipasi ketiga astronaut ini dalam pemilu AS mencerminkan praktik yang telah berjalan selama hampir tiga dekade.
Astronaut AS telah dapat memberikan suara dari luar angkasa sejak tahun 1997, ketika negara bagian Texas memperkenalkan mekanisme yang memungkinkan anggota kru dalam misi luar angkasa untuk memberikan suara secara elektronik.
Pengaturan ini memungkinkan para astronaut untuk menggunakan hak pilih mereka, bahkan ketika tugas mereka mengharuskan mereka berada jauh dari Bumi saat pemilihan umum berlangsung.