
UPdates—Seorang pria bersenjata mengendarai mobil ke alun-alun utama kota dan menembaki orang-orang secara acak dari dalam kendaraannya di Krakow, Polandia bagian selatan.
You may also like :
Penembakan di Acara Pemakaman di Gereja Yordania: 7 Tewas dan 27 Terluka
Enam orang tewas dalam serangan pada Sabtu pukul 15.00 waktu setempat itu. Termasuk seorang warga negara Inggris, tiga warga Polandia, dan dua orang yang belum teridentifikasi.
You might be interested :
Presiden Polandia Putar Balik Pesawat setelah terjadi 'Kudeta' di MK
Enam belas orang terluka, termasuk tersangka dan dua petugas kepolisian.
Kementerian Dalam Negeri Polandia kepada Reuters mengatakan bahwa lima warga negara asing—masing-masing dari Inggris, Jerman, Austria, Portugal, dan Rusia—turut menjadi korban luka.
Diketahui bahwa tersangka adalah seorang warga negara Polandia berusia 25 tahun. Menurut polisi, ia mengenakan pakaian bergaya militer dan menggunakan senjata militer dalam serangan tersebut. Senjata lainnya juga ditemukan di dalam kendaraannya.
Menteri Dalam Negeri Polandia menyatakan bahwa tersangka memiliki pandangan yang sangat radikal dan segala indikasi menunjukkan bahwa ia terinspirasi oleh ideologi sayap kanan ekstrem.
Perdana Menteri Donald Tusk mengungkapkan bahwa dalam penggeledahan di rumah tersangka, pihak berwenang menemukan jenazah seorang pria dan dua wanita yang diyakini merupakan anggota keluarga dekat pelaku.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari BBC, Minggu, 8 November 2026, tiga jenazah yang ditemukan di apartemen pelaku diidentifikasi sebagai ayah (53 tahun), ibu (52 tahun), dan saudara perempuan (21 tahun) dari tersangka.
Hal ini dikonfirmasi oleh kepolisian Polandia pada hari Minggu.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa luka pada jenazah tersebut untuk sementara diduga sebagai luka tembak.
Mereka menambahkan bahwa proses pencarian masih terus berlangsung dan tidak terbatas hanya pada apartemen tempat jenazah-jenazah itu ditemukan.