Anggota DPR RI, Firman Soebagyo. (Foto: Dok/Alma/DPR RI)

Anggota DPR Firman Soebagyo Minta Tokoh Publik Hati-Hati Bicara

5 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Anggota DPR RI, Firman Soebagyo, mengkritik pernyataan pengamat Syaiful Mujani yang dianggap menyinggung isu menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto dan berpotensi menimbulkan kontroversi.
  • Firman Soebagyo menyarankan tokoh publik untuk berhati-hati dalam berbicara di hadapan publik, terutama jika pernyataan tersebut dapat ditafsirkan sebagai ajakan makar.
  • Syaiful Mujani membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa pernyataannya telah dipotong dalam video sehingga menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat.
  • Firman Soebagyo menegaskan bahwa proses pemakzulan presiden di Indonesia tidak bisa dilakukan sembarangan dan harus melalui tahapan yang telah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945.
  • Ia juga menyatakan bahwa jika Presiden Prabowo digantikan, belum tentu kondisi akan menjadi lebih baik dan menyinggung adanya spekulasi publik terkait motif di balik pernyataan Syaiful Mujani.
  • Firman Soebagyo menyoroti bahwa mekanisme pemakzulan presiden melibatkan beberapa lembaga, termasuk DPR, Mahkamah Konstitusi, dan MPR, serta memerlukan bukti pelanggaran hukum berat.
  • Pernyataan Syaiful Mujani juga memunculkan pertanyaan tentang kemungkinan kepentingan tertentu yang mendorong pernyataannya, termasuk upaya meningkatkan posisi tawar.
atau

UPdates—Anggota DPR RI, Firman Soebagyo mengkritik keras pernyataan pengamat, Syaiful Mujani yang dinilai menyinggung isu menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.

You may also like : firman soebagyo dpr golkarMK Batalkan Uang Pensiun Seumur Hidup DPR dan Pejabat, Firman Soebagyo: Segera Berlakukan

Politikus Partai Golkar itu menilai pernyataan Syaiful Mujani tersebut berpotensi menimbulkan kontroversi dan kegaduhan di ruang publik.

Pernyataan pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) itu menurut Firman dapat dianggap provokatif bahkan berisiko ditafsirkan sebagai ajakan makar.

Ia mengingatkan bahwa sebagai tokoh publik sekaligus figur senior di lembaga survei, setiap pernyataan harus disampaikan secara hati-hati.

“Harus berhati-hati dalam berbicara di hadapan publik, apalagi sebagai tokoh lembaga survei yang sudah sangat senior,” ujar Firman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, 5 April 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi DPR RI.

Syaiful Mujani sudah membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa pernyataannya tidak dimaksudkan untuk mengajak tindakan inkonstitusional, melainkan telah dipotong dalam video sehingga menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat.

Firman menegaskan bahwa proses pemakzulan presiden di Indonesia tidak bisa dilakukan sembarangan.

Anggota Badan Legislasi DPR RI ini mengingatkan bahwa mekanisme tersebut telah diatur secara ketat dalam Undang-Undang Dasar 1945.

“Presiden hanya dapat dimakzulkan jika terbukti melakukan pelanggaran hukum berat, dan itu harus melalui tahapan di DPR, Mahkamah Konstitusi, hingga MPR,” jelas Politisi Fraksi Partai Golkar itu.

Terkait wacana pergantian kepemimpinan nasional, Firman menyampaikan pandangan pribadinya secara tegas. Ia menilai bahwa jika Presiden Prabowo digantikan, belum tentu kondisi akan menjadi lebih baik.

“Tidak akan lebih baik,” tegasnya.

Selain itu, Firman juga menyinggung adanya spekulasi publik terkait motif di balik pernyataan Syaiful Mujani.

Ia menyebut, sebagian pihak mempertanyakan apakah pernyataan tersebut berkaitan dengan kepentingan tertentu, termasuk upaya meningkatkan posisi tawar.

“Ini juga menjadi pertanyaan publik,” pungkasnya.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >