Drone Shahed milik Iran. (foto:Doc.IRNA)

AS dan Israel Dituding Serang Negara-Negara Arab dengan Drone Iran Palsu

16 March 2026
Font +
Font -

UPdates - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menuduh Amerika Serikat dan Israel telah memalsukan drone Shahed milik Iran dan menggunakannya untuk menyerang negara-negara Arab.

You may also like : perang as israel iranFase Akhir Operasi Janji Sejati 4, Iran Mulai Pakai Rudal Berhulu Ledak 2 Ton, Paksa Israel Menyerah

"Kami juga baru-baru ini menerima informasi yang menunjukkan bahwa Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap negara-negara Arab dari titik-titik tertentu," kata Araghchi disadur dari Doha News, Senin, 16 Maret 2026.

You might be interested : esmaeil baqaei aaOperasi Nasr, Iran akan Serang Israel 7 Hari Nonstop, Khamenei: Mereka hanya Punya Beberapa Hari Lagi

Menurut Araghchi, cara licik tersebut digunakan oleh AS dan Israel untuk mengadu domba Iran dengan negara-negara Arab.

"AS telah mengembangkan drone yang mirip dengan drone Shahed kami, yang disebut 'Lucas' yang mereka gunakan untuk menyerang negara-negara Arab,” terang Araghchi.

Ia menambahkan bahwa pihaknya kini tengah mempelajari informasi tersebut.

“Tetapi saya percaya Israel mungkin menargetkan situs sipil untuk merusak hubungan kami dengan teman-teman Arab kami," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Ebrahim Zolfaghari, menuding adanya 'konspirasi jahat' AS dan Israel untuk mengkambinghitamkan Iran atas serangan-serangan di negara-negara Arab seperti Arab Saudi, Qatar, Bahrain, dan Uni Emirat Arab.

"Tujuannya adalah menciptakan perpecahan antara Iran dan negara-negara tetangganya, sehingga melemahkan tindakan pertahanan yang sah dan legal dari angkatan bersenjata Iran," kata Zolfaghari, Minggu, 15 Maret 2026.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >