
UPdates—Tiga orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka setelah penembakan di festival makanan dekat Space Needle di Seattle pada hari Minggu waktu AS atau Senin WITA.
You may also like :
China Murka, Bersumpah akan Membalas Setelah Video Rekrutmen Mata-Mata CIA Muncul
Wali Kota Katie Wilson mengatakan satu tersangka telah ditahan setelah insiden di Seattle Centre, yang telah menyelenggarakan festival makanan tahunan Bite of Seattle sepanjang akhir pekan ketika tembakan dilepaskan sekitar pukul 18:00 waktu setempat.
You might be interested :
Penembakan Massal Guncang Austin Texas, 3 Tewas dan 14 Terluka
Kepala Kepolisian Seattle, Tyrone Davis menyebut tersangka kedua melarikan diri dari tempat kejadian dan belum ditangkap. Dia mengatakan diyakini para tersangka saling menembak.
Dua kematian dikonfirmasi di tempat kejadian, dengan satu orang meninggal kemudian di rumah sakit. Mereka yang terluka termasuk seorang anak laki-laki berusia dua tahun, kata para pejabat.
Video yang dibagikan secara online menunjukkan orang-orang berlindung di dalam Space Needle yang ikonik di kota itu.
Orang-orang terlihat berjongkok di tanah, berlindung di balik pilar dan rak barang dagangan di lobi Space Needle selama penembakan.
Departemen Kepolisian Seattle mengatakan penyelidikan masih berlangsung dan mendesak masyarakat untuk menghindari area tersebut.
Wilson mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia ingin mengucapkan terima kasih kepada petugas kepolisian Seattle yang menanggapi kejadian tersebut dan menahan seorang tersangka.
Dia awalnya mengumumkan dua tersangka telah ditahan sebelum memperbarui pernyataannya.
Empat dari korban luka dibawa ke rumah sakit dalam kondisi stabil, sementara yang kelima memilih untuk tidak dirawat, kata departemen pemadam kebakaran.
Seorang pengunjung mengatakan kepada media lokal bahwa tempat kejadian itu benar-benar kacau setelah penembakan.
Perwakilan Seattle dan negara bagian Washington telah mengutuk penembakan tersebut sebagai tindakan kekerasan yang tidak masuk akal.
"Doa saya bersama keluarga para korban, dan para petugas tanggap darurat saat mereka bekerja untuk menjaga keselamatan masyarakat," kata Gubernur Washington Bob Ferguson di media sosial sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari BBC, Senin, 27 Juli 2026.
Anggota Kongres Pramila Jayapal, yang mewakili Seattle, menyatakan dirinya sangat berduka atas kejadian ini.
"Hati kami turut berduka cita kepada semua yang terdampak oleh kekerasan yang tidak masuk akal ini," tulisnya di media sosial.
"Kami terus berhubungan dengan Walikota Seattle Katie Wilson dan Gubernur Bob Ferguson, dan berkoordinasi di berbagai tingkatan pemerintahan untuk mendapatkan informasi terbaru tentang situasi tersebut," lanjutnya.
Wilson juga mengutuk penembakan itu sebagai tindakan kekerasan yang mengerikan.
"Keluarga yang terdampak sedang menjalani momen terburuk dalam hidup mereka, dan seluruh komunitas mencoba memahami bagaimana sebuah pertemuan yang dibangun di sekitar budaya, koneksi, dan kegembiraan berakhir dengan tembakan," ujarnya.
"Malam ini, perhatian kita tertuju pada orang-orang yang nyawanya telah diambil, mereka yang berjuang untuk pulih, dan keluarga di samping mereka. Seattle turut berduka cita bersama Anda, dan kami akan berdiri di samping Anda di hari-hari sulit yang akan datang," tambahnya.