
UPdates—Chaos berlanjut di Kota Minneapolis, Amerika Serikat setelah seorang warga kembali ditembak oleh agen federal.
You may also like :
Posting "8647" di Medsos, Eks Direktur FBI Dituduh Serukan Bunuh Trump, Ini Artinya
Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) mengklaim petugas menembak seorang pria di kaki karena khawatir akan nyawanya setelah diserang oleh dua demonstran pada kerusuhan terbaru.
Orang kedua itu ditembak dalam konfrontasi dengan agen ICE di Minneapolis di tengah malam protes yang kacau di kota Minnesota pada hari Rabu waktu setempat, seminggu setelah pembunuhan Renee Nicole Good.
Departemen Keamanan Dalam Negeri menyebut orang yang tertembak adalah migran ilegal dari Venezuela. Ia tertembak di kaki setelah diduga mencoba melarikan diri dari pemeriksaan lalu lintas.
DHS membela petugas imigrasi federal yang bertanggung jawab dengan mengatakan bahwa ia melepaskan tembakan karena khawatir akan nyawa dan keselamatannya.
DHS mengklaim bahwa ia telah diserang dengan sekop salju dan gagang sapu oleh dua orang yang datang untuk membantu pria tersebut.
Granat kejut dan gas air mata digunakan untuk membubarkan demonstran di tempat kejadian. Pria yang terluka dilaporkan dalam kondisi stabil di rumah sakit, agen tersebut juga menerima perawatan medis, dan para penyerangnya telah ditangkap.
Wali Kota Minneapolis, Jacob Frey kembali mengecam ICE karena menciptakan kekacauan di kotanya.
“Bagi siapa pun yang terpancing malam ini: hentikan,” katanya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Independent, Kamis, 15 Januari 2026.
“Itu tidak membantu. Pulanglah. Kita tidak bisa melawan kekacauan Donald Trump dengan kekacauan kita sendiri. Anda tidak membantu imigran tanpa dokumen di kota kita,” lanjutnya.
Sementara itu, akun X Kota Minneapolis, @CityMinneapolis dalam unggahannya meminta ICE meninggalkan wilayah mereka.
“Kota Minneapolis sekali lagi menuntut agar ICE segera meninggalkan kota dan negara bagian. Kami mendukung komunitas imigran dan pengungsi kami – ketahuilah bahwa Anda mendapat dukungan penuh kami,” tulisnya.