
UPdates—Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus berjalan meski pemerintah melakukan efisiensi anggaran.
You may also like :
Setelah Sindiran Rakyat Jelata, Kini Viral SPPG Pakai Video Kelaparan Rakyat Gaza untuk Angkat Citra MBG
Prabowo mengatakan, penghematan akan diarahkan ke sektor lain tanpa mengganggu program prioritas pemenuhan gizi masyarakat.
You might be interested :
Korban Terus Bertambah, Bandung Barat Darurat Keracunan Makan Bergizi Gratis!
Menurutnya, pemerintah masih punya banyak opsi efisiensi tanpa harus mengorbankan kepentingan dasar masyarakat.
"Jadi jangan ke arah oke ada krisis nanti kita hentikan MBG. Masih banyak cara lain yang kita bisa hemat, masih banyak," tegas Presiden Prabowo dalam sesi video diskusi dengan jurnalis dan pakar sebagaimana dilansir Keidenesa.tv pada Senin, 23 Maret 2026.
Program MBG bagi Prabowo adalah investasi penting bagi pembangunan sumber daya manusia di Tanah Air. Program ini juga telah diadopsi puluhan negara di dunia sebagai strategi jangka panjang.
Klaim Prabowo, sejumlah lembaga internasional turut menilai program tersebut memiliki dampak ekonomi signifikan. Anggaran yang dialokasikan dinilai memberikan manfaat berlipat bagi masyarakat.
"Saya didatangi Rockefeller Institute dari Amerika Serikat datang ngecek kita punya SPPG dan dia datang ke saya. Dia mengatakan, 'This is the best investment, Mr. President you have made the best'," ungkap politikus Partai Gerindra itu.
"Karena satu dolar di spend di MBG the return is between 7 and 35, in the long run 35, in the short run 7 dolar, dan ini dari Rockef Institute. Ini juga world food program dari PBB," jelas Presiden.
Memang, Presiden mengakui masih terdapat kekurangan di lapangan. Tapi Pemerintah sudah menindak tegas berbagai pelanggaran yang ditemukan selama evaluasi berlangsung.
"Bahwa ada kekurangan ini kita tindak. Saya sudah katakan ada 1.000 lebih (SPPG) yang sudah kita tutup," beber Presiden.
Penguatan pengawasan dan perbaikan sistem menurutnya terus dilakukan pemerintah untuk memastikan kualitas program andalannya ini.
Kepala Negara menyatakan dirinya berkomitmen menjaga keberlanjutan MBG sebagai bagian dari kebijakan strategis nasional.