
UPdates—Presiden AS, Donald Trump menjadi bahan ejekan di dunia maya setelah menyatakan "misi berhasil" di Iran.
You may also like :
Intelijen AS Sudah Ingatkan Trump tidak Bunuh Ali Khamenei dan yang Mereka Takutkan Kini Terbukti
Trump melontarkan klaim itu dalam sebuah unggahan aneh di akun Truth Social miliknya, di mana ia juga menyerang pendahulunya dari Partai Republik, George W. Bush.
You might be interested :
China Ingatkan AS jangan Coba-Coba Ganggu Kerja Sama Iran-Tiongkok
Unggahan tersebut menampilkan gambar Trump—yang tampaknya dibuat menggunakan AI—dengan latar belakang jet tempur AS, kapal perang, dan bendera Amerika.
Gambar mantan pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei—yang wafat dalam serangan pengeboman awal oleh Amerika dan Israel terhadap negaranya pada Februari lalu—ditampilkan di samping sebuah papan bertuliskan: "MISI BERHASIL 2026."
Di sisi lain gambar tersebut, terdapat foto mantan Presiden Bush di samping papan bertuliskan: "MISI TIDAK BERHASIL 2001-2021."
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Huff Post, Kamis, 27 Agustus 2026, hal itu tampaknya merujuk pada momen terkenal saat Bush muncul di kapal perang Amerika, USS Abraham Lincoln, dengan memamerkan papan bertuliskan 'Mission Accomplished' (Misi Berhasil) setelah jatuhnya mantan pemimpin Irak, Saddam Hussein, pada tahun 2003.
Namun, perang di Irak justru berlanjut selama delapan tahun berikutnya.
Klaim Trump ini muncul meskipun kenyataannya belum ada tanda-tanda kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik Iran.
Sang presiden telah berulang kali mengklaim kemenangan dalam perang tersebut, serta menyatakan bahwa rezim Iran sangat ingin mencapai kesepakatan untuk mengakhirinya.
Kendati demikian, Selat Hormuz praktis tertutup bagi lalu lintas pelayaran internasional, sementara Iran belum melepaskan ambisi nuklirnya.
Pengguna media sosial dengan cepat menanggapi klaim Trump di platform X dengan nada mengejek; salah satu pengguna bahkan menuduhnya sedang mengibarkan bendera putih tanda menyerah.
Yang lain mengingatkan bahwa AS sejauh ini tidak memiliki material nuklir Iran, dan rezim yang sama masih berkuasa.
“Satu-satunya hasil yang kita capai adalah harga yang lebih tinggi, jatuhnya korban jiwa di pihak Amerika, dunia yang membenci kita, kerentanan yang tersingkap, serta tertutupnya Selat yang sebelumnya terbuka sebelum perang,” tulis akun X @TheWarMonitor.