Tim SAR berjuang menembus belantara berkabut saat mengevakuasi penumpang pesawat ATR 42-500 (Foto: Tangkapan Layar/Instagram Kodam Hasanuddin)

Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 Pakai Batang Pohon di Tengah Kabut Tebal dan Medan Sulit

19 January 2026
Font +
Font -

UPdates—Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan warga bekerja ekstra keras dalam mengevakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

Pantauan Keidenesia.tv dari video yang diunggah di akun Instagram Kodam XIV/Hasanuddin, tampak salah satu korban yang berhasil ditemukan dievakuasi dengan menggunakan batang pohon.

Enam orang anggota Tim SAR berjibaku mengangkat korban menembus kabut tebal dan medan yang sangat sulit di antara belantara pepohonan.

Dalam operasi pencarian dan evakuasi korban hari ini, Tim SAR berhasil menemukan satu korban berjenis kelamin perempuan di area pencarian.

Ini merupakan korban kedua yang berhasil ditemukan setelah sehari sebelumnya tim menemukan korban dengan jenis kelamin laki-laki.

Korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan penyisiran intensif di medan pegunungan yang terjal dan sulit dijangkau.

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan koordinasi solid seluruh unsur, serta pemanfaatan strategi pencarian.

Tim SAR terus menyusuri lereng dan jalur-jalur rawan, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan efektivitas pergerakan di lapangan.

Atas keberhasilan ini, Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan apresiasi seraya memberikan semangat dan motivasi kepada semua tim yang terlibat.

Operasi Pencarian korban akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Operasi SAR gabungan ini menurutnya menjadi wujud nyata sinergi dan komitmen kemanusiaan seluruh pihak dalam menghadapi medan ekstrem Gunung Bulusaraung, demi menuntaskan misi pencarian dan memberikan kepastian kepada keluarga para korban.

Dengan jenis kelamin sudah terkonfirmasi, maka korban yang ditemukan hari ini merupakan salah satu dari awak kabin pesawat yakni Florencia Lolita dan Esther Aprilita S.

Untuk diketahui, pesawat nahas milik PT Indonesia Air Transport itu berisi 10 orang. Ada tujuh kru di dalam pesawat yakni Kapten Andy Dahananto, Kopilot Farhan Gunawan, Flight Operation Officer Hariadi, Engineer Restu Adi P, Engineer Dwi Murdiono, serta awak kabin Florencia Lolita dan Esther Aprilita S.

Sementara tiga penumpangnya adalah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yakni Ferry Irawan (Analis Kapal Pengawas), Deden Mulyana (Pengelola Barang Milik Negara), dan Yoga Noval (Operator Foto Udara).

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Bertrand Russell

“Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa.”
Load More >