UPdates—Duel klasik akan tersaji di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, saat PSM Makassar menjamu Persebaya Surabaya di pekan ke-4 BRI Super League 2025/2026, Minggu, 31 Agustus 2025, sore WITA.
You may also like : Jangan Tunggu Banyak Gol, Ini Head to Head PSM vs Persebaya
Pasukan Ramang menyambut Persebaya dengan tekad menang setelah imbang 1-1 di tiga laga terdahulu. Di laga terakhir, Tim Juku Eja bermain seri di markas Semen Padang FC.
You might be interested : Jangan Tunggu Banyak Gol, Ini Head to Head PSM vs Persebaya
Sebaliknya, Persebaya Surabaya ingin melanjutkan tren positifnya setelah meraih dua kemenangan beruntun. Terbaru, Tim Bajul Ijo menggilas Bali United dengan skor 5-2 di Stadion Bung Tomo.
Dengan misi masing-masing, laga ini bakal sengit. Prediksi itu didukung fakta pertemuan dan tradisi kedua klub Perserikatan tersebut.
Sama Kuat di Era Liga 1
Pertandingan PSM Makassar vs Persebaya Surabaya musim ini akan menjadi pertemuan ke-13 sejak era Liga 1 pada 2017. Sejarah mencatat, kedua tim sama kuat.
Sebagaimana dilansir keidenesia.tv dari ileague.id, PSM dan Persebaya sama-sama meraih lima kemenangan. Sementara dua laga lainnya berakhir imbang.
Produktivitas Gol Nyaris Berimbang
Dari segi catatan gol, kedua klub punya produktivitas yang nyaris berimbang. Dalam 12 duel sejak 2017, PSM menjebol gawang Persebaya 14 kali. Sementara itu, Persebaya telah mencetak 13 gol ke gawang PSM.
Selama periode itu, hanya satu duel di mana kedua klub gagal menghasilkan gol. Itu terjadi pada 28 Februari 2024 di Stadion Batakan saat mereka bermain imbang 0-0.
Namun, perlu dicatat bahwa dalam lima pertemuan terakhir kedua klub, hanya tercipta lima gol.
Jago Kandang vs Jago Tandang
PSM Makassar sejak dulu dikenal sebagai salah satu klub yang sangat sulit dikalahkan di kandangnya. Status jago kandang itu pun bisa dipertahankan Pasukan Ramang meski mereka “kehilangan” Stadion Mattoanging dan harus jadi tim musafir.
Khusus di Stadion Gelora BJ Habibie, PSM tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir pada pertandingan resmi. Anak asuh Bernardo Tavares meraih dua kemenangan dan sekali imbang.
Sedangkan Persebaya, mereka dikenal sebagai tim yang andal mencuri poin dari kandang lawan alias jago tandang. Persebaya tak terkalahkan dalam enam laga tandang terakhir di mana mereka meraih dua kemenangan dan empat kali imbang.
Pertandingan Klasik
Bersaing sejak era Perserikatan, duel PSM dan Persebaya adalah salah satu laga klasik di kancah sepak bola Indonesia. Makanya, gengsi pertandingan ini sangat tinggi.
Meski rekam jejak rivalitasnya sudah sangat panjang, kedua klub ini punya kedekatan khusus. Termasuk suporter mereka. Bahkan, sebelum adanya larangan suporter away, pendukung Persebaya dan PSM sering kali terlihat satu tribun di stadion.