
UPdates – Sebanyak 56 jenazah ditemukan tersimpan secara tidak layak dan membusuk pada hari Kamis, 6 Agustus 2026 di sebuah rumah duka di Chicago, Amerika Serikat yang dikelola oleh sepasang suami istri yang sebelumnya mengoperasikan krematorium yang juga ditutup karena penanganan jenazah yang salah.
Penemuan itu terjadi beberapa bulan setelah warga sekitar mulai mencium "bau busuk" yang berasal dari rumah duka tersebut, yang menyebabkan beberapa orang mengeluh kepada pemerintah kota.
Belum ada penangkapan yang diumumkan, tetapi polisi kota mengatakan para detektif sedang melakukan penyelidikan.
You might be interested :
Momen Serangan Drone Mematikan di Bandara Internasional Kuwait Terekam CCTV
Disadur Keidenesia.TV dari The Guardian, pada hari Jumat sore, sejumlah warga dan orang-orang yang mencari informasi tentang orang-orang terkasih mereka yang telah meninggal berkumpul di depan rumah duka tersebut.
Latasha Johnson (55 tahun) mengatakan pemakaman ibunya diadakan di rumah duka South Chicago Chapel pada hari Kamis sebelum pihak berwenang tiba dan dia kemudian mendengar tentang penemuan mengerikan tersebut.
Dia mengatakan pihak berwenang memberitahunya bahwa jenazah ibunya harus menjalani otopsi dan dia harus mengidentifikasi jenazah tersebut dalam satu atau dua hari.
“Aku bingung,” katanya. “Hatiku hancur.”
Kasus yang mengegerkan ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian insiden yang melibatkan penanganan jenazah yang tidak tepat selama tiga tahun terakhir.
Bulan lalu, polisi menangkap dua pria di Pueblo, Colorado, karena diduga menangani secara tidak benar setidaknya dua lusin mayat yang membusuk dan sisa-sisa tubuh lainnya yang ditemukan di balik pintu tersembunyi di sebuah rumah duka.
Hal itu menyusul penemuan 18 mayat dalam berbagai tahap pembusukan di sebuah rumah duka di Georgia pada tahun 2024.
Pada tahun 2023, hampir 200 mayat yang membusuk ditemukan di sebuah bangunan di Colorado, dan 31 mayat lainnya yang membusuk ditemukan di sebuah rumah duka di Indiana.