Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. (foto:Dok.UN News)

Visanya Kembali Ditolak AS, PBB Izinkan Presiden Palestina Pidato Lewat Video

18 September 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Kamis, 17 September 2026  memberikan suara untuk mengizinkan Presiden Palestina Mahmoud Abbas berpidato pada pertemuan tahunan para pemimpin dunia pekan depan melalui video, untuk tahun kedua berturut-turut, setelah Amerika Serikat (AS) kembali menolak visanya untuk melakukan perjalanan ke New York.

You may also like : justin bieber gettyViral, Justin Bieber Tampil Mendadak di Kawasan Paling Berbahaya di Los Angeles

Persetujuan tersebut dicapai lewat pemungutan suara resmi di Markas Besar PBB, New York. 152 suara mendukung dan tiga suara menentang, sementara empat negara abstain.

You might be interested : f3ef8b70 fb23 4d77 a551 303e1d2f0c62Perusahaan Jusuf Kalla Pasok 56 Garbarata Generasi Baru untuk Changi Airport Singapore

Resolusi ini juga memungkinkan Abbas dan pejabat tinggi Palestina lainnya untuk berpartisipasi dalam pertemuan atau konferensi PBB melalui video untuk tahun depan jika mereka terhalang untuk melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.

Sebelumnya, Washington mengumumkan pada hari Rabu lalu bahwa mereka telah memperpanjang larangan visa tersebut.

“Jika Otoritas Palestina ingin diperlakukan sebagai mitra, mereka harus berhenti mensubsidi teror dan berhenti menggunakan sandiwara diplomatik sebagai pengganti tata kelola yang serius,” kata Wakil Duta Besar AS untuk PBB, Tammy Bruce, kepada majelis sebelum pemungutan suara, disadur Keidenesia.TV dari Arabnews.com, Jumat, 18 September 2026.

Tanpa menyebut nama pejabat tertentu, Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka akan memperpanjang sanksi visa terhadap pejabat Palestina atas tindakan yang mereka ambil untuk "menginternasionalkan konflik Israel-Palestina," termasuk mengajukan kasus terhadap Israel di pengadilan internasional.

Seorang pejabat Palestina, yang berbicara dengan syarat anonim, membenarkan bahwa visa Abbas telah ditolak.

Berdasarkan "perjanjian markas besar" PBB tahun 1947, AS umumnya diwajibkan untuk mengizinkan akses bagi diplomat asing ke PBB di New York. Namun, Washington telah menyatakan bahwa mereka dapat menolak visa karena alasan keamanan, ekstremisme, dan kebijakan luar negeri.

 

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >