Anggota Amirul Hajj 1447 H/2026 M, H.R. Muhammad Syafi’I (Foto: Kemenag)

Haji 2026, Kemenhaj Dapat Jempol dari Amirul Hajj

28 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Anggota Amirul Hajj 1447 H/2026 M, H.R. Muhammad Syafi'I, menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mengalami lompatan besar dalam kualitas pelayanan jemaah Indonesia, terutama dalam aspek keberangkatan, transportasi, pemondokan, konsumsi, dan pelayanan kesehatan.
  • Peningkatan pelayanan tersebut sudah terlihat sejak fase keberangkatan di Tanah Air, dengan ketepatan jadwal penerbangan dan penguatan pemeriksaan kesehatan berbasis istitha'ah.
  • Jemaah merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan, termasuk transportasi dan pemondokan, serta kualitas hotel yang disediakan, sehingga mereka merasa seperti tamu VIP.
  • Pelayanan kesehatan juga dinilai berjalan dengan baik, berkat optimalisasi klinik satelit di berbagai sektor pemondokan dan kerja sama dengan Saudi German Hospital.
  • Penyelenggaraan puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) juga berlangsung dengan tertata, dengan sistem penempatan tenda yang memudahkan jemaah menemukan lokasi tenda masing-masing.
  • Kehadiran armada golfcar juga dinilai sangat efektif membantu mobilitas jemaah, terutama lansia dan jemaah yang mengalami kesulitan adaptasi saat berada di Mina.
  • Keberhasilan penanganan Armuzna tahun ini tidak lepas dari kepemimpinan yang aktif turun langsung ke lapangan, sehingga diharapkan kualitas pelayanan dapat semakin ditingkatkan pada musim haji mendatang.
atau

UPdates—Anggota Amirul Hajj 1447 H/2026 M, H.R. Muhammad Syafi’I menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mengalami lompatan besar dalam kualitas pelayanan jemaah Indonesia.

You may also like : nenek sutiahNenek Sutiah, Jemaah Tertua Indonesia: Usia 107 Tahun, Masih Kuat Jalan Kaki 1 Km ke Masjid Nabawi

Perubahan tersebut menurutnya terasa hampir di seluruh aspek layanan, mulai dari keberangkatan, transportasi, pemondokan, konsumsi, hingga pelayanan kesehatan.

“Saya melihat ada energi baru dalam pelaksanaan haji tahun ini. Semangat kerja dan pelayanan sangat terasa di seluruh jajaran petugas,” ujar Muhammad Syafi’i di Mina sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi Kemenhaj, Kamis, 28 Mei 2026.

Peningkatan pelayanan kata dia sudah terlihat sejak fase keberangkatan di Tanah Air. Terutama pada ketepatan jadwal penerbangan dan penguatan pemeriksaan kesehatan berbasis istitha’ah.

“Pemeriksaan kesehatan dilakukan ketat demi memastikan jemaah benar-benar siap menjalankan ibadah haji. Ini bentuk kehadiran negara menjaga keselamatan jemaah,” katanya.

Di sektor transportasi dan pemondokan, Syafi’i mengaku banyak menerima testimoni positif langsung dari jemaah.

Menurutnya, jemaah merasa mendapatkan pelayanan yang nyaman sejak pertama tiba di Arab Saudi.

“Banyak jemaah menyampaikan mereka merasa seperti tamu VIP. Datang langsung disambut, diarahkan ke bus, dan diantar sampai hotel,” ujarnya.

Keberadaan bus shalawat yang beroperasi selama 24 jam juga dinilai sangat membantu mobilitas jemaah menuju Masjidil Haram.

Selain itu, kualitas hotel jemaah disebut mengalami peningkatan signifikan, termasuk hotel yang berada di sektor dengan jarak lebih jauh dari Masjidil Haram namun memiliki akses transportasi yang baik.

“Jemaah merasa nyaman. Hotelnya baik, bersih, air dan pencahayaan bagus, serta akses transportasinya mendukung,” katanya.

Dari sisi konsumsi, Syafi’i mengaku hampir tidak menemukan keluhan berarti dari jemaah.

“Mayoritas jemaah justru mengapresiasi kualitas makanan yang disediakan,” tuturnya.

Romo, sapaan H.R. Muhammad Syafi’i juga memberikan apresiasi terhadap peningkatan layanan kesehatan melalui optimalisasi klinik satelit di berbagai sektor pemondokan.

Kerja sama Kementerian Haji dan Umrah dengan Saudi German Hospital dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat layanan kesehatan jemaah Indonesia.

“Pelayanan kesehatan berjalan jauh lebih baik. Klinik satelit aktif melayani jemaah di bawah supervisi KKHI dan rumah sakit mitra,” ungkapnya.

Khusus penyelenggaraan puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), Romo juga memberi jempol.

Ia menilai pelayanan dan pengaturan pergerakan jemaah Indonesia tahun ini berlangsung lebih tertata dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Berbagai pembenahan yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah RI membuat jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah Armuzna dengan lebih nyaman dan terarah.

“Saya melihat penataan Armuzna tahun ini jauh lebih baik. Jemaah lebih mudah mengenali lokasi tenda dan pergerakan jemaah juga lebih tertib,” ujar Syafi’i di Mina.

Ia menilai sistem penempatan tenda yang dilengkapi identitas kloter dan nama jemaah membantu memudahkan jemaah menemukan lokasi tendanya masing-masing.

“Tenda-tenda sudah tertata rapi dan jemaah bisa mengetahui lokasi mereka dengan mudah,” katanya.

Syafi’i juga mengapresiasi pengaturan pergerakan jemaah dari hotel menuju Arafah yang dilakukan secara bertahap sehingga tidak menimbulkan penumpukan di lobi hotel.

“Jemaah diberangkatkan berdasarkan pemanggilan. Yang belum dipanggil tetap menunggu di kamar sehingga prosesnya lebih tertib,” ujarnya.

Selain itu, pergerakan jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah hingga Mina dinilai berjalan lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Ia mengaku tidak lagi banyak menemukan jemaah kebingungan atau terlantar di perjalanan.

“Pergerakan jemaah lebih teratur dan pelayanan petugas di lapangan sangat membantu,” katanya.

Keberadaan armada golfcar juga dinilai sangat efektif membantu mobilitas jemaah, terutama lansia dan jemaah yang mengalami kesulitan adaptasi saat berada di Mina.

“Golfcar sangat membantu jemaah, khususnya lansia. Ini inovasi yang sangat baik dan perlu ditambah pada tahun mendatang,” ujarnya.

Menurut Syafi’i, keberhasilan penanganan Armuzna tahun ini tidak lepas dari kepemimpinan yang aktif turun langsung ke lapangan.

Ia menilai kehadiran Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf serta Wakil Menteri Daniel Anzar Simanjuntak memberikan motivasi besar bagi seluruh petugas haji Indonesia.

“Pimpinan hadir langsung di lapangan dan itu memberikan energi positif bagi seluruh petugas untuk bekerja maksimal melayani jemaah,” katanya.

Mantan anggota DPR RI itu juga menyebut pelayanan petugas haji Indonesia mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk otoritas Arab Saudi.

“Petugas haji Indonesia menunjukkan dedikasi dan profesionalisme yang sangat baik,” ujarnya.

Syafi’i berharap kualitas pelayanan Armuzna tahun depan dapat semakin ditingkatkan sehingga jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih aman, nyaman, dan khusyuk.

Wakil Menteri Agama itu juga berharap capaian positif penyelenggaraan haji secara keseluruhan tahun ini dapat terus ditingkatkan pada musim haji mendatang.

“Kalau tahun ini sudah sangat baik dengan waktu persiapan yang relatif singkat, Insya Allah tahun depan bisa jauh lebih baik lagi,” tandasnya.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >