
UPdates - Kuwait mengatakan pihaknya sedang menangani serangan drone pada Rabu pagi dan Bahrain membunyikan sirene serangan udara serta meminta masyarakat untuk mencari tempat berlindung setelah Iran mengatakan telah melancarkan serangan terhadap aset-aset Amerika Serikat (AS) di wilayah tersebut.
You may also like :
Timnas Indonesia Tembus Peringkat 123 FIFA Usai Kalahkan Bahrain
Dalam unggahan di media sosial, militer Kuwait menyatakan bahwa sistem pertahanan udara mencegat target udara musuh sesuai dengan prosedur operasional yang telah disetujui.
Kementerian Dalam Negeri Bahrain meminta masyarakat untuk mencari tempat berlindung di tengah suara sirene serangan udara di negara Teluk tersebut.
Sementara itu, angkatan bersenjata Yordania mengatakan mereka mencegat dan menembak jatuh lima rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Al-Azraq di Yordania.
Pihak militer menambahkan bahwa puing-puing dari operasi pencegatan jatuh di wilayah Yordania tetapi tidak menyebabkan cedera atau kerusakan material.
Disadur Keidenesia.Tv dari Arabnews, pada hari Rabu, 10 Juni 2026, Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa mereka telah menargetkan empat lokasi di pangkalan Al-Azraq AS di Yordania menggunakan rudal jarak jauh.
Perang di Timur Tengah meningkat pada hari Selasa kemarin ketika AS menyerang target di Iran setelah Teheran menembak jatuh helikopter militer AS.
AS mengatakan pihaknya masih menyelidiki bagaimana helikopter Apache Angkatan Darat itu ditembak jatuh di lepas pantai Oman.