Makanan Idulfitri di Maroko. (Sumber Foto: Moroccopedia)

Ini Tradisi-tradisi Unik Perayaan Idulfitri di Seluruh Dunia

29 March 2025
Font +
Font -

UPdates—Umat Muslim bersiap merayakan Idulfitri 1446 H. Dengan lebih dari dua miliar umat Muslim di seluruh dunia, ada beragam tradisi menyambut dan merayakan hari kemenangan ini di berbagai negara.

You may also like : 1742955481Efisiensi Anggaran, Gubernur Sulsel Tidak Gelar Open House Idul Fitri 2025

Berikut tradisi-tradisi unik dan indah di sejumlah negara yang dirangkum keidenesia.tv dari berbagai sumber pada Sabtu, 29 Maret 2025:

You might be interested : gibran id aiHeboh Video Ucapan Selamat Idulfitri Wapres Gibran di Tengah Gurun dengan Tugu Monas

  1. Afrika Selatan: Pengamat Bulan di Atas Signal Hill

Dalam tradisi yang sangat unik, di Afrika Selatan, “pengamat bulan”, atau “maan kykers” dalam bahasa Afrikaans, akan berdiri di atas Signal Hill, pantai di Sea Point Promenade, atau di Three Anchor Bay dan mengumumkan kapan Idulfitri akan tiba – hanya setelah melihat bulan sabit dengan mata kepala mereka sendiri.

Ditunjuk langsung oleh Dewan Peradilan Muslim Afrika Selatan, tradisi khusus ini menandai berakhirnya Ramadan dan merayakan tradisi melihat bulan sabit pertama dengan mata telanjang.

  1. Turki: Festival Manisan

Dengan hari libur resmi selama tiga hari, umat Muslim Turki biasanya merayakan Idulfitri dengan manisan tradisional seperti baklava atau lokum (kue khas Turki) – sedemikian rupa sehingga Idulfitri disebut Festival Manisan di Turki.

Tradisi lain di Turki selama Idul Fitri termasuk pergi salat bersama, memberi bantuan kepada yang membutuhkan, beramal, dan menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih.

  1. Afghanistan: Perang Telur Rebus

Dalam salah satu tradisi Idulfitri yang paling unik, banyak Muslim di Afghanistan merayakannya dengan permainan Tokhmm-Jangi, di mana tujuannya adalah memecahkan cangkang telur rebus lawan dalam tradisi perang telur rebus.

Muslim di Afghanistan juga akan merayakan Idulfitri dengan beramal, berbagi makanan dan minuman dengan tetangga dan teman, dan salat bersama di masjid dan di tempat-tempat umum.

  1. Somalia: Hidangan Penutup Cambaabur

Idulfitri di Somalia tidak akan lengkap tanpa hidangan penutup Cambaabur, yang merupakan sejenis roti gandum dan millet dengan yogurt. Umumnya dimakan untuk sarapan, cambaabur disajikan kepada keluarga, teman, tetangga, dan orang-orang terkasih untuk merayakan Idulfitri.

Sajian penutup populer lainnya di Somalia untuk Idulfitri adalah halvo, yaitu hidangan penutup lengket yang terbuat dari tepung maizena, gula, dan minyak. Umat Muslim Somalia juga akan bergabung untuk salat Idulfitri guna merayakan berakhirnya bulan suci Ramadan.

  1. Pakistan: Menghias Tangan dengan Henna

Selain salat Idulfitri, bersedekah, dan makan besar untuk merayakan berakhirnya Ramadan, banyak wanita di Pakistan juga akan mengoleskan mehndi, atau henna, di tangan mereka untuk menandai perayaan Idulfitri.

Memberi hadiah juga sangat populer di Pakistan, selain membersihkan rumah dan berdandan untuk merayakan hari raya ini bersama orang-orang terkasih.

  1. Arab Saudi: Berbagi Hadiah dan Makan Besar Bersama

Warga Arab Saudi merayakan Idulfitri dengan menghabiskan waktu bersama keluarga dekat di rumah. Memberi hadiah, terutama kepada anak-anak, merupakan bagian besar dari budaya Idulfitri.

Selain memberi hadiah, warga Saudi akan ikut salat Idulfitri, bersedekah, dan berbagi makanan dengan tetangga dan teman.

  1. Bosnia: Mengunjungi Makam Orang-orang Terkasih

Banyak Muslim Bosnia akan mengunjungi makam orang-orang terkasih dan berdoa untuk mereka pada hari istimewa ini untuk menandai berakhirnya Ramadan.

Berbagi makanan besar dengan keluarga dan orang-orang terkasih, serta mengunjungi teman-teman dan tetangga juga umum dilakukan warga Bosnia saat merayakan hari yang indah ini.

  1. Irak: Pakaian Baru dan Berdandan

Salah satu dari banyak tradisi Idulfitri di Irak adalah membeli baju baru atau menyimpan pakaian khusus untuk hari Idulfitri. Anak-anak dari keluarga akan sangat senang dengan pakaian Idulfitri, dan banyak yang akan mengenakan pakaian terbaik mereka – meskipun mereka hanya tinggal di rumah untuk hari itu.

Tradisi lain untuk Idulfitri di Irak termasuk menghadiri salat Id, memberi lebih kepada yang membutuhkan, dan berbagi makanan dengan tetangga dan teman.

  1. Malaysia: Open House

Di Malaysia, tradisi umum untuk Idulfitri adalah mengadakan ‘open house‘, di mana banyak orang Melayu akan menyiapkan prasmanan terbuka dan mengundang tetangga, keluarga besar atau teman, atau bahkan orang asing untuk datang dan makan serta merayakan akhir Ramadan.

Malaysia menjadi salah satu negara paling multikultural dan multiagama di dunia, dan Idulfitri dirayakan dan dihormati di seluruh lingkungan dan kota yang berbeda dalam festival kegembiraan bersama.

  1. Mesir: Berkumpul, Menonton, dan Liburan Keluarga

Di Mesir, Idulfitri dirayakan selama empat hari berturut-turut. Seperti di negara lain, Umat muslim di Mesir saling bersilaturahmi. Bedanya, mereka hanya bersilaturahmi dengan keluarga saja, tidak dengan tetangga mereka.

Saat hari lebaran, mereka akan berkumpul dan menyantap hidangan khas Mesir seperti Fata yang merupakan campuran beras, daging, bawang, dan cuka. Ada juga Ranja yang terbuat dari ikan asin dan acar.

Hari-hari berikutnya, mereka akan berlibur bersama keluarga atau mengunjungi taman bermain, bioskop, atau pantai.

  1. Amerika Serikat: Dekorasi Rumah dan Pakaian Beragam

Di Negeri Paman Sam, umat muslim mendekorasi rumah mereka dengan hiasan seperti lampu untuk memeriahkan perayaan Idulfitri.

Selain itu, umumnya mereka akan mengadakan acara komunitas seperti piknik dan acara kebudayaan.

Karena umat muslim Amerika mayoritas merupakan imigran, mereka biasanya memakai pakaian adat khas negara asalnya masing-masing.

  1. Maroko: Bermusik Keliling Komplek Sambil Sholawatan

Di Maroko, umat muslim akan mendekorasi rumah mereka dan menyediakan berbagai macam makanan khas lebaran, seperti Pancake Maroko dan Baghrir.

Seperti di beberapa negara, di Maroko juga ada tradisi berbagi hadiah atau uang kepada anak kecil. Tradisi ini disebut sebagai Idiya.

Selain itu, di kota Tangier juga ada tradisi berkeliling komplek sambil memainkan alat musik tradisional Gnawa sambil membaca sholawat.

  1. China: Ziarah Makan Leluhur yang Tewas Selama Dinasti Qing dan Revolusi Kebudayaan

Tradisi Lebaran satu ini menjadi unik karena ziarah yang didatangi merupakan makan yang bersejarah. Makan leluhur yang dikunjungi merupakan makam ratusan ribu muslim yang tewas selama Dinasti Qing dan Revolusi Kebudayaan.

Tradisi ini dilakukan umat Muslim di China sebagai sebagai penghormatan.

Selain itu, saat Lebaran di China, para pria Muslim di sana mengenakan jas khas dan kopiah putih, sementara para wanita akan mengenakan baju hangat dan kerudung setengah tertutup.

  1. Australia: Pekan Raya

Kendati minoritas, tradisi saat Lebaran di Australia tidak kalah menarik. Saat Lebaran, umat Muslim, akan diberikan akses menggunakan jalan umun oleh pemerintah untuk melaksanakan salat Ied.

Selain itu, umat Muslim rutin membuat Pekan Raya Multikultural. Acara ini nantinya dijejali ratusan kios yang menjual berbagai jajanan khas negara Australia.

  1. India: Chand Raat bagi Perempuan Muslim di Malam Takbiran

Chand Raat adalah tradisi Lebaran menghiasi tangan menggunakan henna dengan berbagai pola cantik. Namun, Chand Raat hanya ditujukan bagi perempuan Muslim.

Dalam pelaksanaan Chand Raat ini, akan dilakukan pada malam hari terakhir Ramadan.

Tradisi Lebaran lain yang dilaksanakan umat Muslim di India adalah bertukar makanan manis serta menyantap berbagai sajian khas Lebaran seperti Servai dan Sheer Kurma sebagai hidangan penutup.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

gettyimages 635752305 e1610538598206 copy 48e2

Helen Keller

“Anda tidak akan pernah belajar sabar dan berani jika di dunia ini hanya ada kebahagiaan.”
Load More >