
UPdates—Juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Jenderal Reza Talaei-Nik mengatakan sebagian besar kemampuan rudal mereka tetap tidak digunakan dalam perang dengan AS-Israel.
You may also like :
China Murka, Bersumpah akan Membalas Setelah Video Rekrutmen Mata-Mata CIA Muncul
Jenderal Reza Talaei-Nik menurut laporan kantor berita semi-resmi, Tasnim News yang dilansir Keidenesia.tv dari MEMO pada Sabtu, 25 April 2026, beralasan bahwa pasukan Iran mempertahankan keunggulan sepanjang konflik.
You might be interested :
Tiongkok Protes Tuduhan Trump soal “Hadiah China” di Kapal Iran yang Disita AS
“Pasukan kami mempertahankan superioritas udara penuh atas wilayah pendudukan Zionis (Israel), dan sebagian dari kemampuan rudal kami digunakan selama perang 40 hari,” katanya.
Mengenai konfrontasi angkatan laut, ia mengklaim bahwa kapal perang musuh berulang kali mundur ratusan kilometer dari Laut Oman sebagai tanggapan terhadap tindakan tegas pasukan Iran.
AS dan Israel memulai perang melawan Iran pada 28 Februari yang memicu pembalasan Teheran. Selain wilayah Israel, Iran juga membombardir aset-aset AS di wilayah Teluk.
Akibat perang itu, lalu lintas di Selat Hormuz sangat terganggu yang mengguncang pasar energi global dan meningkatkan kekhawatiran akan kerusakan ekonomi yang berkepanjangan.