
UPdates—Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim pada hari Kamis bahwa mereka menghancurkan tiga jet tempur F-35 AS dan merusak tiga lainnya.
You may also like :
ASAP Rocky Divonis tak Bersalah, Rihanna Menangis Tersedu-sedu
Menurut media Iran, jet tempur itu menjadi sasaran rudal balistik di Pangkalan Udara Al-Azraq di gurun timur Yordania.
You might be interested :
Sebut Dirinya Sebagai Target Utama, Trump Juluki Pelaku Penembakan Sebagai “Serigala Tunggal”
Dalam sebuah pernyataan, IRGC mengatakan pasukan udara mereka menyerang landasan peluncuran dan hanggar pemeliharaan yang menampung jet tempur F-35 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq dengan beberapa rudal balistik.
IRGC menggambarkan serangan itu sebagai tanggapan terhadap serangan AS terhadap dua rumah penduduk di Pulau Qeshm Iran.
Mereka mengklaim bahwa tiga pesawat F-35 hancur total, sementara tiga lainnya mengalami kerusakan berat.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Kamis, 30 Juli 2026, IRGC juga mengklaim bahwa beberapa perwira, serta personel teknis dan pemeliharaan, tewas dalam serangan tersebut.
Pernyataan itu muncul beberapa jam setelah sebuah rudal menghantam sebuah rumah di Pulau Qeshm, melukai dua orang selama gelombang serangan AS di seluruh Iran selatan, menurut Kantor Berita Mehr.
Sebelumnya pada hari Kamis, tentara Yordania mengatakan telah mencegat dan menembak jatuh lima rudal yang diluncurkan dari Iran ke arah kerajaan, menandai hari keempat berturut-turut dari insiden tersebut.
Pada hari Rabu, Yordania mengatakan telah menembak jatuh lima rudal setelah mencegat satu drone pada hari Selasa dan dua drone pada hari Senin.
Perkembangan ini terjadi ketika Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan Amerika melancarkan serangan terhadap Iran sebagai tanggapan atas apa yang mereka sebut sebagai upaya serangan Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah sehari sebelumnya.