Iran adalah negara pertama yang lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 (Foto: Ibraheem Al Omari/Reuters)

Iran Mundur dari Piala Dunia, Menteri Olahraga: Mereka Telah Membunuh Pemimpin Kami

11 March 2026
Font +
Font -

UPdates—Iran tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026 setelah Amerika Serikat membunuh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Hal itu ditegaskan Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali.

You may also like : trump netanyahu scBuronan ICC, Trump Sebut PM Israel Netanyahu Pahlawan Perang

“Mengingat rezim korup ini (AS) telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” kata menteri tersebut kepada televisi pemerintah pada hari Rabu sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Al Jazeera, Rabu, 11 Maret 2026.

You might be interested : presiden fifaFIFA ASEAN Cup Resmi Diluncurkan, Ini Target Gianni Infantino

Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia dengan Kanada dan Meksiko, tetapi semua pertandingan babak penyisihan grup Iran dialokasikan ke kota-kota Amerika, termasuk Los Angeles dan Seattle.

Perang AS dan Israel terhadap Iran, yang dimulai pada 28 Februari, telah menewaskan 1.255 orang dan melukai lebih dari 12.000 orang dalam 12 hari pertama perang.

Teheran telah merespons dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke Israel, beberapa pangkalan militer di Timur Tengah tempat pasukan AS beroperasi, dan infrastruktur di wilayah tersebut.

“Anak-anak kami tidak aman dan, pada dasarnya, kondisi untuk berpartisipasi tidak ada,” kata Donyamali.

“Mengingat tindakan jahat yang telah mereka lakukan terhadap Iran, mereka telah memaksa kami untuk berperang dua kali selama delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh dan mengorbankan ribuan rakyat kami. Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat memiliki kehadiran seperti itu,” lanjutnya.

Ini adalah pertama kalinya seorang pejabat dari pemerintah Iran berbicara tentang partisipasi negara tersebut dalam turnamen global sejak AS dan Israel melancarkan serangan mereka terhadap negara itu pada 28 Februari.

Kepala Federasi Sepak Bola Iran meragukan partisipasi timnya pekan lalu, tetapi tidak mengatakan tim tersebut akan memboikot turnamen tersebut.

“Setelah serangan ini (terhadap Iran), kita tidak dapat diharapkan untuk menantikan Piala Dunia dengan penuh harapan,” kata Mehdi Taj, presiden Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI), pada 1 Maret.

“Jika Piala Dunia seperti ini, siapa yang waras akan mengirim tim nasional mereka ke tempat seperti ini?” tanya Taj di televisi pemerintah Iran.

Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan partisipasi Iran di Piala Dunia akan disambut baik oleh Presiden AS Donald Trump, yang telah ia temui dan diskusikan mengenai turnamen mendatang di tengah perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Infantino mengatakan pada hari Rabu bahwa Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen yang diselenggarakan pada bulan Juni dan Juli tersebut.

Selama pertemuan untuk membahas persiapan kompetisi, Infantino mengaku juga berbicara tentang situasi terkini di Iran.

"Selama diskusi, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran, tentu saja, dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di Amerika Serikat," tulis Infantino di Instagram.

Iran adalah negara pertama yang memastikan kualifikasi untuk Piala Dunia, yang berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

mustofa bisri

Achmad Mustofa Bisri

"Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain."
Load More >