UPdates—Setidaknya enam orang tewas setelah kapal selam yang membawa wisatawan tenggelam di dekat resor Hurghada di pantai Laut Merah Mesir.
You may also like : Dua Pilot Angkatan Laut AS Ditembak Jatuh di Laut Merah
Selain korban tewas, laporan AFP yang mengutip media pemerintah menyebut sekitar 19 orang terluka dalam insiden tersebut.
You might be interested : Negara-negara Arab akan Lakukan Pertemuan Darurat Bahas Masalah Serius Palestina
Menurut surat kabar milik negara Akhbar Al-Youm, semua korban tewas adalah warga negara asing. Investigasi sedang dilakukan untuk menentukan penyebab di balik kecelakaan tersebut.
Kantor gubernur setempat sebagaimana dilansir keidenesia.tv dari Hindustan Tmes, Kamis, 27 Maret 2025 mengonfirmasi insiden tersebut kepada Reuters tetapi tidak mengonfirmasi kewarganegaraan para korban.
Konsulat Rusia di Hurghada mengatakan kapal selam itu, bernama "SINDBAD", membawa 45 wisatawan Rusia di dalamnya selain awak kapal.
Mereka mengklaim jumlah korban tewas empat orang, tetapi tidak menyebutkan apakah mereka orang Rusia.
"Menurut data awal, sebagian besar penumpang diselamatkan dan dibawa ke hotel dan rumah sakit mereka di Hurghada," kata konsulat tersebut.
Associated Press melaporkan, kapal selam tersebut sedang melakukan tur rutin untuk melihat terumbu karang dan berlayar sekitar pukul 10 pagi waktu setempat. Kapal selam tersebut tenggelam saat berada sekitar 1 kilometer dari pantai.
Media lokal melaporkan, tim penyelamat telah menyelamatkan 29 dari 45 penumpang di kapal selam tersebut. Mereka yang diselamatkan dibawa ke rumah sakit dan berada dalam kondisi stabil.
Hurghada adalah kota wisata yang ramai, berjarak sekitar 460 kilometer di tenggara Kairo. Laut Merah, yang terkenal dengan terumbu karang dan kehidupan lautnya, merupakan pusat utama industri pariwisata Mesir.