
UPdates—Ramai informasi soal jadwal pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 yang disebut-sebut dimulai pada Juni 2026. Namun, informasi itu dipastikan tidak benar.
You may also like :
Jelang Pelantikan Kepala Daerah, DPR Ingatkan tak Boleh Lagi Angkat Honorer
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2026, termasuk CPNS.
You might be interested :
Lulus SKD? Ini Jadwal Terbaru Tahapan Seleksi CPNS 2024
Makanya, masyarakat diminta mewaspadai berbagai poster atau tautan pendaftaran CPNS yang beredar di media sosial yang boleh jadi merupakan modus penipuan.
Sejumlah informasi yang beredar menunjukkan tanda-tanda mencurigakan. Salah satunya penggunaan alamat situs yang bukan berasal dari domain resmi pemerintah.
"Poster yang beredar juga menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan, mulai dari penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah hingga penggunaan narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu," kata Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho di laman resmi BKN sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Kompas.com, Sabtu, 20 Juni 2026.
Wisudo menegaskan, seluruh informasi resmi terkait seleksi CASN, termasuk CPNS, hanya akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).
Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya pada poster, siaran, maupun tautan yang sumbernya tidak jelas.
"BKN mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital dan berperan aktif menghentikan penyebaran hoaks, khususnya terkait informasi seleksi ASN. Jangan sampai keinginan menjadi ASN justru dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selalu cek sumber informasi sebelum percaya dan membagikannya," ujar Wisudo.
Hingga pekan ketiga Juni 2026 ini, pemerintah belum menetapkan maupun mengumumkan jadwal resmi pembukaan seleksi CPNS.
Saat ini pemerintah masih melakukan pendataan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan kebutuhan formasi ASN untuk tahun anggaran 2026.