
UPdates—Ini kasus pencurian aneh. Pencuri membobol Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Namun, bukannya mengambil barang elektronik berharga, sang pencuri malah menggasak ratusan buku nikah.
Kapolsek Kesambi Polres Cirebon Kota, Iptu Suganda mengatakan laporan pencurian diterima pada Minggu, 26 Juli 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan jumlah blangko buku nikah yang hilang mencapai 177 eksemplar.
Ia menyebutkan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan pelaku tidak mengambil laptop, televisi, maupun barang elektronik lain sehingga dugaan sementara pencuri memang menyasar blangko buku nikah yang memiliki nilai administratif.
“Penyidik telah mengamankan slot pintu yang diduga dirusak pelaku sebagai barang bukti. Tim Inafis Polres Cirebon Kota juga diterjunkan untuk mengidentifikasi sidik jari, meski hasil pemeriksaan belum maksimal karena jejak yang ditemukan telah bercampur dengan sidik jari lainnya,” kata Iptu Suganda sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Republika.co.id, Selasa, 28 Juli 2026.
Akibat kejadian ini, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon terpaksa memblokir nomor seri 177 blangko buku nikah yang hilang tersebut.
Pemblokiran dilakukan agar buku nikah yang digasak maling itu tidak bisa disalahgunakan karena tidak lagi memiliki kekuatan hukum.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kemenag Kota Cirebon, Yuto Nasikin menduga pelaku memang mengincar blangko buku nikah itu.
"Kalau orang yang tidak paham tentang buku nikah, buat apa mencuri buku nikah. Justru kami khawatir dokumen itu disalahgunakan,” ujarnya.
Yuto mengatakan, peristiwa ini akan dilaporkan ke Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat dan Kemenag RI.
Selain melaporkan kehilangan, Kemenag Kota Cirebon mengusulkan penggantian blangko baru agar pelayanan pencatatan pernikahan di KUA Kesambi tetap berjalan dan tidak mengganggu masyarakat yang telah mendaftarkan pernikahan.
Ia memastikan, kebutuhan pelayanan masih dapat dipenuhi karena Kemenag Kota Cirebon memiliki stok cadangan blangko yang diperkirakan cukup, untuk satu hingga dua bulan ke depan sembari menunggu pengiriman pengganti.