
UPdates—Tabrakan maut yang melibatkan kereta api kembali terjadi. Kali ini, KA Argo Bromo Anggrek menabrak mobil rombongan pengantar calon jemaah haji di Grobogan.
You may also like :
Bus Berisi Turis Terjun ke Sungai di Nepal, 19 Tewas dan 25 Terluka
Kecelakaan tragis yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek jurusan Jakarta–Surabaya dengan mobil Toyota Avanza bernomor polisi H 1060 ZP tersebut menewaskan empat warga dan melukai lima penumpang lainnya.
Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat, 1 Mei 2026, sekitar pukul 02.52 WIB, dini hari tadi.
Mobil nahas itu diketahui membawa sembilan penumpang yang merupakan rombongan pengantar keluarga calon jemaah haji. Salah satu korban meninggal merupakan balita berusia tiga tahun.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Rona Jateng, Jumat, 1 Mei 2026, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan Satlantas Polres Grobogan, kecelakaan diduga terjadi akibat kondisi cuaca berkabut tebal yang mengganggu jarak pandang pengemudi.
Saat melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu, sopir diduga tidak melihat kereta yang melaju dari arah barat.
Tabrakan itu memicu benturan keras dan membuat kendaraan terpental sejauh 20 meter hingga masuk ke area persawahan.
Rombongan pengantar calon jemaah haji bernama Sadi dan Wartini, warga Desa Sidorejo, Pulokulon itu menggunakan dua mobil. Mobil pertama dalam iring-iringan itu berhasil melintas dengan selamat.
"Dari 9 penumpang, 4 meninggal dunia, 3 rawat jalan, dan 2 dirawat di RSUD R Soejati. Masih didalami," kata Kasatlantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari kompas.com, Jumat, 1 Mei 2026.
Sebelumnya, pada Senin, 27 April 2026, kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur menewaskan 16 orang dan melukai puluhan lainnya.