Asap mengepul dari lokasi yang menjadi sasaran penembakan artileri Israel di Kfar Tibnit, Lebanon selatan pada 15 Juni 2026. (Foto: AFP)

Sudah Ditegur Keras, Israel Tetap Bombardir Lebanon, Trump: Tanpa Saya, tidak Akan Ada Israel

17 June 2026
Font +
Font -

UPdates—Teguran keras Presiden AS, Donald Trump tak digubris Israel. Pasukan Israel pada hari Rabu terus melakukan serangan udara di beberapa wilayah di Lebanon selatan.

You may also like : banjir texas aaKorban Tewas Banjir Bandang Texas Sudah 104 Orang, Banyak yang Masih Hilang

Israel membombardir Lebanon meskipun ada kesepakatan damai dalam perang Timur Tengah antara AS-Iran yang mencakup wilayah itu.

You might be interested : tentara israel aaDisergap Pejuang Palestina di Gaza, 3 Tentara Israel Tewas, 12 Terluka, 2 Kritis

Kantor Berita Nasional Lebanon mengatakan pesawat tempur Israel melancarkan serangan yang menargetkan daerah Nabatieh al-Fawqa dan pinggiran timur kota tetangga Kfar Tebnit.

NNA melaporkan, Israel juga melancarkan serangan drone di kota Ansariyeh di daerah Zahrani.

Trump pada hari Selasa waktu AS menegaskan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu harus lebih bertanggung jawab terhadap Lebanon, sambil mengkritik skala operasi militer Israel terhadap kelompok Hizbullah Lebanon.

Berbicara kepada wartawan di Prancis, Trump mengatakan ia memiliki hubungan yang baik dengan Bibi, sapaan Netanyahu.

“Tetapi sekarang Bibi harus lebih bertanggung jawab sehubungan dengan Lebanon,” tegasnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Rabu, 17 Juni 2026.

“Saya akan mengatakan, dari semua negara, mereka telah diperlakukan paling buruk, dan mereka tidak dapat membela diri, dan mereka memiliki Hizbullah, yang merupakan masalah bagi mereka, jadi tidak, saya tidak senang dengan cara Israel menangani Lebanon dan Hizbullah,” katanya di Prancis, tempat ia menghadiri pertemuan G7.

Trump juga menggarisbawahi dukungan AS untuk Israel. “Tanpa AS, tidak akan ada Israel,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Israel akan hancur sejak lama jika dirinya tidak terlibat.

“Tanpa saya, tidak akan ada Israel, karena tidak ada presiden lain yang bersedia melakukan apa yang saya lakukan,” klaimnya.

Presiden AS mengatakan Israel telah memerangi Hizbullah terlalu lama dan berpendapat bahwa terlalu banyak orang terbunuh di Lebanon.

“Seharusnya mereka bisa melakukan ini lebih cepat. Ini terus berlanjut tanpa henti, dan ketika itu terjadi, hal itu memberikan citra negatif pada kesepakatan besar, yaitu kesepakatan dengan Iran,” ujarnya.

Mengacu pada dampak serangan Israel terhadap Lebanon terhadap warga sipil, ia berkata: “Anda tidak perlu merobohkan gedung apartemen setiap kali Anda mencari seseorang karena ada banyak orang di gedung-gedung apartemen itu – dan mereka tidak semuanya anggota Hizbullah.”

Trump juga mengatakan ia telah menyarankan Israel untuk membiarkan Suriah menghadapi Hizbullah.

“Saya menyarankan kepada Israel untuk membiarkan Suriah menangani Hizbullah karena jujur ​​saja, saya pikir mereka akan melakukan pekerjaan yang lebih baik,” katanya.

Lebanon terseret ke dalam perang Timur Tengah pada awal Maret setelah kelompok Hizbullah yang didukung Iran menembakkan roket ke Israel sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran dalam serangan AS-Israel.

Israel menanggapi dengan kampanye serangan udara besar-besaran dan invasi darat.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada hari Selasa bahwa akhir dari konflik tersebut tidak akan lengkap tanpa penarikan pasukan Israel dari wilayah yang didudukinya dalam perang ini.

"Setiap serangan militer oleh rezim Zionis terhadap Lebanon mulai sekarang dan pendudukan wilayah Lebanon yang berkelanjutan mulai sekarang akan dianggap sebagai pelanggaran terhadap nota kesepahaman menurut pandangan kami," katanya.

Font +
Font -