
UPdates—Ketegangan terjadi selama kunjungan Presiden AS, Donald Trump ke Beijing pada hari Kamis ketika pejabat China mencoba melucuti senjata salah satu agen Secret Service-nya di luar situs bersejarah.
You may also like :
Minneapolis AS Memanas, 1.500 Tentara Aktif Siaga untuk Pengerahan
The New York Post menggambarkan adegan di luar Kuil Surga itu di mana pejabat China menolak untuk mengizinkan seorang agen Secret Service yang mendampingi rombongan pers presiden masuk ke area aman karena agen tersebut membawa senjata api.
You might be interested :
Heboh, Mahasiswi di China Mengaku Dipaksa Pihak Kampus ‘Melepas Celana' Saat Cuti Haid
Dengan dikelilingi oleh wartawan, agen tersebut menolak untuk meletakkan senjatanya, dan delegasi Amerika tidak ingin meninggalkan salah satu anggota mereka.
Menurut The New York Post, kejadian itu menyebabkan perdebatan panjang antara pihak China dan agen Secret Service.
"Setelah penundaan selama tiga puluh menit dan banyak perdebatan, agen Secret Service lain yang telah diizinkan untuk melanjutkan dipanggil untuk mengawal wartawan masuk sementara agen pertama tetap tinggal di belakang," demikian laporan The New York Post sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Raw Story, Jumat, 15 Mei 2026.
Reporter Fox News, Peter Doocy, menggambarkan kejadian itu sebagai "kebuntuan fisik yang sangat sengit."
Ia juga menyatakan bahwa itu bukan insiden terisolasi. Menurutnya, "telah terjadi beberapa bentrokan panas dan fisik antara Secret Service dan polisi Tiongkok pada dasarnya di belakang pintu masuk acara-acara ini."