
UPdates - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menyebut ancaman perang nuklir sudah di depan mata. Hal tersebut yang menjadi alasan hingga ia kini menggenjot kekuatan militer negaranya.
You may also like :
Begini Penampakan Kapal Selam 'Bertenaga Nuklir' Pertama Korea Utara
Upaya modernisasi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Korea Selatan, menurut Kim Jong Un semakin mendekatkan ancaman perang nuklir bagi dunia.
You might be interested :
Kesal Trump Menang, Wanita di Amerika Ramai-ramai Mogok Seks, Serukan Gerakan 4B
Kerja sama militer AS dan Korsel dalam pembuatan kapal selam nuklir semakin membuat Kim Jong Un murka.
"AS dan Korea Selatan terus mendorong kepemilikan kapal selam nuklir Korea Selatan sambil semakin terang-terangan dalam upaya penguatan dan modernisasi angkatan bersenjata di kawasan tersebut," ujar Kim, dilansir dari CNNIndonesia.
Menurut laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Kim mengatakan langkah-langkah tersebut "mendorong situasi di Semenanjung Korea ke ambang perang nuklir".
Menghadapi perkembangan tersebut, Korea Utara memiliki "sikap teguh" untuk "lebih memperluas dan memperkuat pencegahan yang ampuh dan benar-benar dapat diandalkan untuk membela diri," kata Kim.
“Kamerad Kim Jong Un dalam pidato penutupnya menegaskan kembali pendirian kebijakan teguh Partai dan negara kita untuk meningkatkan kemampuan pertahanan nasional dengan lebih cepat," sebut KCNA.
Pidato tersebut disampaikan saat Kim memimpin pertemuan tiga hari Partai Buruh Korea yang berakhir pada Senin, 22 Juni 2026.