Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda. (Foto: Dok/vel/DPR RI)

Komisi II Usul PT Naik, Kursi di Daerah Hangus jika Partai tak Lolos Nasional

26 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan perlunya mempertahankan dan meningkatkan ambang batas parlemen (parliamentary threshold/PT) untuk memperkuat sistem kepartaian.
  • Ia mengusulkan kenaikan ambang batas parlemen dari 4 persen menjadi di atas 5 persen, yaitu sekitar 5,5 persen hingga 7 persen, untuk mendorong pelembagaan partai politik.
  • Rifqinizamy juga mengusulkan agar kebijakan parliamentary threshold diterapkan tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota untuk menjaga konsistensi sistem politik.
  • Salah satu opsi penerapan parliamentary threshold adalah skema berjenjang, yang memungkinkan perbedaan ambang batas di tiap level pemerintahan, seperti 6 persen untuk nasional, 5 persen untuk provinsi, dan 4 persen untuk kabupaten/kota.
  • Rifqinizamy juga mengusulkan skema standar tunggal yang mengaitkan ambang batas nasional dengan keberlakuan kursi di daerah, sehingga jika partai tidak memenuhi parliamentary threshold nasional, maka kursinya di daerah akan dinyatakan hangus.
  • Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk menciptakan pemerintahan yang efektif dengan dukungan partai-partai yang sehat serta mampu menjalankan fungsi checks and balances.
  • Dengan demikian, diharapkan partai politik dapat menjalankan peran sebagai pemerintah maupun nonpemerintah secara efektif dan membangun government effectiveness.
atau

UPdates–Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda menegaskan perlunya mempertahankan dan meningkatkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT).

You may also like : rifqinizamy karsayuda dprPolemik Pengangkatan CPNS 2024 Selesai, DPR Ingatkan Nasib Honorer

Politikus Partai NasDem itu juga mengusulkan ambang batas parlemen berlaku hingga di tingkat daerah.

You might be interested : afif kpu igTakut Diretas, KPU Gandeng Badan Siber dan Polri Jaga Sirekap Pilkada, DPR: Bukan Acuan Utama

“Parliamentary Threshold itu wajib terus dipertahankan dan bahkan kami mengusulkan angkanya naik dari presentase sekarang,” ujar RIfqinizamy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, 26 April 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi DPR RI.

Menurutnya, usulan tersebut mencakup kenaikan dari 4 persen ke angka yang lebih moderat guna memperkuat sistem kepartaian.

“Kami mengusulkan naik dari 4 persen menjadi di atas 5 persen, di kisaran 5,5 persen, 6 persen sampai dengan 7 persen,” jelasnya.

Rifqi menilai, keberadaan ambang batas penting untuk mendorong pelembagaan partai politik, yang tercermin dari kuatnya struktur dan besarnya dukungan suara dalam pemilu.

“Dengan parliamentary threshold, maka akan terjadi pelembagaan atau institutionalisasi partai politik,” ucapnya.

Ia lebih lanjut mengusulkan agar kebijakan tersebut tidak hanya berlaku di tingkat nasional, tetapi juga diterapkan hingga tingkat daerah untuk menjaga konsistensi sistem politik.

“Kami mengusulkan parliamentary threshold itu berlaku bukan hanya di tingkat nasional tapi juga di tingkat provinsi, kabupaten, kota,” tegasnya.

Memaparkan sejumlah opsi penerapan, ia mulai dari skema berjenjang hingga standar tunggal yang berdampak langsung ke daerah. Skema berjenjang memungkinkan perbedaan ambang batas di tiap level pemerintahan.

“Misalnya (parliamentary threshold) 6 persen untuk nasional, 5 persen untuk provinsi, dan 4 persen untuk kabupaten/kota,” jelas Rifqi.

Bahkan, ia mengusulkan adanya skema standar tunggal yang mengaitkan ambang batas nasional dengan keberlakuan kursi di daerah.

“Jika tidak memenuhi parliamentary threshold nasional, maka secara otomatis kursinya di provinsi, kabupaten/kota dinyatakan tidak berlaku atau hangus,” ujarnya.

Bagi Rifqi, kebijakan itu  penting untuk menciptakan pemerintahan yang efektif dengan dukungan partai-partai yang sehat serta mampu menjalankan fungsi checks and balances.

“Ini penting untuk membangun government effectiveness di mana partai politik bisa menjalankan peran sebagai pemerintah maupun nonpemerintah,” pungkasnya.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >