
UPdates - Pemerintah Thailand akhirnya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin dan solar eceran sebesar 6 baht atau setara Rp3.000 per liter mulai hari ini, Kamis, 26 Maret 2026.
You may also like :
WFH 1 Hari Sepekan, Mensesneg: Bukan Berarti Ada Masalah Pasokan BBM
Kebijakan ini diambil pemerintah Thailand untuk mengendalikan subsidi BBM yang terus menguras keuangan negara. sebagai gantinya, pemerintah thailand menawarkan bantuan yang ditargetkan bagi mereka yang paling terkena dampak, seperti warga miskin, petani, dan pengemudi truk.
You might be interested :
Anggota Komisi XII DPR RI Nilai Penggunaan Etanol dalam BBM Belum Tepat
Federasi Industri Thailand (Federation of Thai Industries/FTI) mengkhawatirkan kenaikan harga diesel yang cukup besar akan memicu efek berantai terhadap sektor industri dan ekonomi secara luas.
Tak hanya Thailand, Sejumlah negara ASEAN lainnya juga mulai mengalami krisis energi akibat penutupan Selat Hormuz yang mengganggu pasokan energi global dan memicu lonjakan harga minyak dunia.
Pada Selasa, 24 Maret 2026, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengumumkan negaranya darurat energi nasional.
Sementara itu, pemerintah Singapura telah mengumumkan adanya kemungkinan kenaikan tarif listrik hingga 11 persen dalam beberapa bulan mendatang akibat krisis energi.
Setali tiga uang dengan Indonesia, pemerintah Malaysia kini sedang mengkaji penerapan WFH untuk sektor publik. Malaysia juga mulai mencari sumber energi alternatif.