
UPdates—Acara satir TV yang telah lama tayang, South Park, menyindir Presiden AS Donald Trump setelah kembali memenangkan penghargaan Emmy.
You may also like :
Trump Marah Besar Rahasia Militer AS Bocor di Perang Iran, Pejabat Tinggi dan Komandan Militer AS Tes Detektor Kebohongan
Acara yang dikenal berani dan nyeleneh ini memenangkan kategori Program Animasi Terbaik di ajang Creative Arts Emmy Awards pada hari Minggu waktu AS, dan akun media sosial resmi South Park tak melewatkan kesempatan untuk menggoda Trump, sosok yang kerap diejek sepanjang musim terbarunya.
You might be interested :
Ngaku Senang Pangeran Harry dan Meghan Sudah tak Tinggal di AS, Trump: Saya tidak Menyukai Mereka
Akun resmi tersebut mengunggah gambar versi fiksi Trump dari acara itu—yang dikelilingi oleh karakter-karakter South Park, termasuk Satan, dengan celana dan celana dalamnya yang melorot.
Sosok kartun Trump itu tampak merayakan kemenangan dengan piala tersebut, disertai tulisan: "Akhirnya kau mendapatkan Emmy-mu".
Dalam keterangan unggahannya di Instagram, tim media sosial memberikan apresiasi kepada para pencipta South Park.
"Selamat kepada Trey Parker, Matt Stone, dan seluruh tim South Park atas kemenangan Emmy untuk kategori Program Animasi Terbaik!" tulis mereka sebagaimana dipantau Keidenesia.tv, Selasa, 8 September 2026.
Penghargaan ini menandai Emmy pertama bagi acara animasi tersebut sejak tahun 2013, saat mereka memenangkan kategori yang sama.
South Park mendapat pengakuan atas episode bulan Juli 2025 berjudul "Sermon on The Mount", yang menyindir Trump beserta para pendukungnya.
Episode perdana tersebut menampilkan versi fiksi Trump yang sedang berada di tempat tidur bersama Satan, dan diakhiri dengan tayangan deepfake Trump yang berjalan telanjang melintasi gurun.
Hal itu memicu kemarahan Gedung Putih, yang membalas dengan pernyataan bahwa acara tersebut sudah tidak relevan selama 20 tahun, dan hanya mengandalkan ide-ide yang tidak kreatif demi mencari perhatian.
Penghargaan Emmy tahun ini menandai kemenangan kelima bagi serial South Park. Acara ini sebelumnya juga pernah meraih penghargaan Program Animasi Terbaik (untuk durasi kurang dari satu jam) pada tahun 2005, 2007, dan 2009.
Trump, yang kini berusia 80 tahun, belum pernah memenangkan Emmy meskipun kerap menjadi kandidat.
Pada tahun 2004 dan 2005, acara The Apprentice—di mana ia menjabat sebagai produser eksekutif—masuk nominasi Program Kompetisi Realitas Terbaik, namun gagal memenangkan penghargaan tersebut pada kedua kesempatan itu.
“Ajang Emmy itu penuh dengan politik; itulah sebabnya, meskipun masuk nominasi, The Apprentice tidak pernah menang—padahal seharusnya acara itu menang berkali-kali,” tulis Trump di X pada tahun 2012 sebagaimana dilansir dari The New Daily.
Dalam sebuah episode The Apprentice tahun 2015, sosok yang saat itu masih berstatus pengusaha tersebut juga mengaku bahwa ia telah dijegal sehingga gagal memenangkan Emmy.
“Semua orang mengira saya akan menang. Bahkan, saat pemenang hendak diumumkan, saya sudah berdiri sebelum namanya disebut,” ujarnya kala itu.
“Saya mulai melangkah maju untuk mengambil piala Emmy. Lalu, mereka malah mengumumkan acara paling membosankan di televisi, The Amazing Race. Sampah,” ketusnya.