
UPdates—Menteri Pertahanan Israel, Yisrael Katz mengatakan Israel bisa segera kembali berperang melawan Iran untuk mencapai tujuan mereka di tengah negosiasi yang terhenti.
You may also like :
Belgia Kompori Uni Eropa Berani Melawan Trump
Berbicara pada upacara pengangkatan komandan angkatan udara baru, Katz mengatakan Teheran telah menderita pukulan yang sangat keras selama setahun terakhir yang telah membuatnya mundur secara signifikan.
You might be interested :
Kembali Tebar Ancaman, Trump: Jika Bukan karena Saya, NATO Tidak akan Ada
Ia menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi Israel diperkirakan akan meningkat, sambil menggambarkan momen saat ini sebagai peluang bersejarah untuk membentuk kembali lanskap regional.
Katz mengatakan Presiden AS Donald Trump, berkoordinasi dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, memimpin upaya untuk mencapai tujuan perang, termasuk memastikan bahwa Iran tidak menimbulkan apa yang ia gambarkan sebagai ancaman bagi Israel, Amerika Serikat, dan "dunia bebas".
"Kami mendukung upaya ini dan memberikan dukungan yang diperlukan, tetapi kami mungkin segera harus bertindak lagi untuk memastikan tujuan tercapai," kata Katz sebagaimana dilansir dari Memo, Jumat, 1 Mei 2026.
Perang berkecamuk setelah AS dan Israel menyerang Iran secara tiba-tiba pada 28 Februari lalu. Iran kemudian membalas menyerang Israel dan seluruh aset Amerika di kawasan Teluk.
Setelah sebulan lebih berperang, Donald Trump mengumumkan gencatan senjata sepihak. AS dan Iran kemudian bernegosiasi, namun tidak membuahkan hasil.