Pencarian korban banjir bandang Nepal-Tibet terus berlanjut (Foto: Anadolu)

Nenek 64 Tahun Bertahan Hidup 10 Hari di Rumah yang Tertimbun Akibat Banjir Nepal, 5.531 Orang Masih Hilang

5 September 2026
Font +
Font -

UPdates—Seorang wanita Nepal berusia 64 tahun berhasil ditemukan dalam keadaan hidup pada hari Sabtu, 10 hari setelah terjebak akibat banjir bandang dan tanah longsor dahsyat yang melanda wilayah di sepanjang perbatasan Nepal-Tiongkok.

You may also like : nepal rescueAjaib! 2 Orang Diselamatkan di Terowongan PLTA 9 Hari Setelah Banjir Bandang Nepal

Nenek bernama Chandika Kumari Shrestha itu ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri pada hari Sabtu dan berhasil diselamatkan dari sebuah rumah yang tertimbun reruntuhan di Bidur Municipality-10 oleh tim Armed Police Force (APF) yang beranggotakan sembilan orang.

You might be interested : nepal banjir bandangKorban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Sudah 919 Orang, Hampir 4.800 Masih Hilang

Ia kemudian diterbangkan ke Barak Maithili milik Angkatan Darat Nepal di Trishuli untuk mendapatkan perawatan.

Selain Chandika, seorang warga negara Tiongkok yang diidentifikasi bernama Luhaitao juga ditemukan dalam keadaan selamat oleh tim gabungan militer Nepal dan tim penyelamat asing.

Luhaitao ditemukan di dalam sebuah terowongan di lokasi proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Upper Trishuli-1.

Menurut laporan Kathmandu Post yang dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Luhaitao ditemukan sejauh sekitar 225 meter dari mulut terowongan.

Ia segera dibawa untuk menjalani pemeriksaan medis setelah penyelamatan tersebut.

Operasi penyelamatan ini dilakukan di tengah upaya tim pencari yang terus mencari orang-orang yang diduga terjebak di lokasi proyek Upper Trishuli-1.

Dua orang lainnya juga berhasil diselamatkan dari lokasi proyek PLTA Trishuli 3A pada hari Jumat.

Setidaknya enam proyek PLTA di wilayah perbatasan sisi Nepal telah terdampak banjir bandang, dan upaya pencarian masih terus dilakukan terhadap sekitar 900 personel yang bertugas di fasilitas-fasilitas tersebut.

Bencana ini terjadi pada tanggal 26 Agustus ketika sebuah gletser di Gunung Langtang Lirung, Nepal, mengalami keretakan pada ketinggian sekitar 5.200 meter.

Keretakan tersebut memicu longsoran es dan batuan yang berkembang menjadi aliran material (debris) masif dan menyapu lembah-lembah di sepanjang perbatasan.

Banjir dan tanah longsor meluluhlantakkan distrik Rasuwa, Nuwakot, Dhading, dan Kavre di Nepal, serta wilayah Lembah Kathmandu.

Bencana tersebut juga menimbun pos lintas batas Gyirong di wilayah Xizang. Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor meningkat menjadi 1.375 orang pada hari Sabtu, sementara 5.531 orang masih dinyatakan hilang sepuluh hari setelah bencana tersebut terjadi, menurut data resmi.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >