Ilustrasi. (foto:Dok.Korlantas Polri)

Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Ini Jenis Pelanggaran yang Jadi Sasaran Utama

26 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Operasi Patuh 2026 akan digelar pada 8-21 Juni 2026 dengan fokus pada penegakan digital ETLE dan transformasi digital dalam penegakan hukum lalu lintas.
  • Tema Operasi Patuh 2026 adalah 'Transformasi Digitalisasi Penegakan Hukum dalam Mewujudkan Masyarakat yang Patuh dan Tertib Hukum dalam Berlalu Lintas'.
  • Operasi ini akan menitikberatkan pada penindakan pelanggaran yang menghambat efektivitas Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), seperti pelat nomor kendaraan yang dicopot atau dimodifikasi.
  • Komposisi penindakan Operasi Patuh 2026 terdiri dari 60% menggunakan ETLE, 30% menggunakan tilang konvensional, dan 10% melalui teguran simpatik.
  • Tujuan Operasi Patuh 2026 adalah meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas melalui langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum yang terintegrasi.
  • Pelanggaran seperti melawan arus akan tetap dilakukan penindakan menggunakan tilang konvensional oleh petugas di lapangan.
  • Operasi Patuh 2026 mengusung konsep operasi mandiri kewilayahan dengan penyesuaian karakteristik di masing-masing daerah.
atau

UPdates - Operasi Patuh 2026 akan digelar mulai 8 hingga 21 Juni 2026.

You may also like : mrr00306 scaledKorlantas Polri Tegaskan Tilang Manual Bersifat Situasional

Dilansir Keidenesia.TV dari laman resmi Korlantas Polri, Selasa, 26 Mei 2026, Operasi Patuh 2026 mengusung konsep operasi mandiri kewilayahan dengan penyesuaian karakteristik di masing-masing daerah. Operasi tahun ini juga menitikberatkan pada transformasi digital dalam penegakan hukum lalu lintas.

You might be interested : demo dprPolisi Tetapkan 959 Tersangka Kerusuhan Agustus, Otak dan Penyandang Dana belum Bisa Diumumkan

Adapun tema yang diusung dalam Operasi Patuh 2026 yakni “Transformasi Digitalisasi Penegakan Hukum dalam Mewujudkan Masyarakat yang Patuh dan Tertib Hukum dalam Berlalu Lintas.”

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol. Aries Syahbudin mengungkapkan bahwa Operasi Patuh tahun ini lebih mengedepankan penegakan hukum berbasis digital melalui ETLE sehingga seluruh jajaran diminta mempersiapkan dukungan pelaksanaan secara maksimal.

Ia menjelaskan penindakan dalam Operasi Patuh 2026 akan difokuskan terhadap pelanggaran yang menghambat efektivitas Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Beberapa di antaranya seperti pelat nomor kendaraan yang dicopot, tidak dipasang, ditutup sebagian, hingga dimodifikasi atau disamarkan menggunakan stiker maupun cat.

Menurutnya, pelanggaran tersebut menjadi perhatian karena dapat menghambat sistem pembacaan kamera ETLE dalam proses penegakan hukum elektronik. Selain itu, pelanggaran seperti melawan arus tetap akan dilakukan penindakan menggunakan tilang konvensional oleh petugas di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, komposisi penindakan Operasi Patuh 2026 terdiri dari 60 persen menggunakan ETLE atau penegakan hukum elektronik, 30 persen menggunakan tilang konvensional, dan 10 persen melalui teguran simpatik.

“Teguran simpatik tetap diberikan dalam situasi tertentu yang dinilai lebih efektif menggunakan pendekatan humanis, namun porsinya tetap terbatas hanya 10 persen,” katanya.

Kombes Pol. Aries Syahbudin menegaskan Operasi Patuh 2026 menitikberatkan pada peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas melalui langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum yang terintegrasi.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >