Letnan Jenderal Vladimir Alekseyev. (foto:freshrise.in)

Pelaku Penembakan Jenderal Rusia Ditangkap di Dubai

9 February 2026
Font +
Font -

UPdates - Pihak berwenang di Dubai dilaporkan telah menangkap seorang pria berusia 60-an tahun yang diduga telah menembak dan melukai seorang jenderal senior di dinas intelijen Rusia. Pria tersebut telah diserahkan ke pihak Rusia.

You may also like : dmitry medvedevPeringatan Keras Rusia ke Uni Eropa: Sita Aset Berarti Perang

Pengumuman pada hari Minggu itu disampaikan dua hari setelah seorang pria bersenjata menembak Letnan Jenderal Vladimir Alekseyev tiga kali di tangga apartemennya di Moskow dan kini dalam kondisi kritis.

You might be interested : bom mobilreutersBom Mobil di Moskow, Jenderal Rusia Tewas, Jenderal ke-3 yang Dibunuh dalam 12 Bulan

Disadur Keidenesia.TV dari The Guardian, Senin, 9 Februari 2026, Dinas Keamanan Federal (FSB) mengatakan bahwa Lyubomir Korba yang merupakan warga negara Rusia, ditahan di Dubai karena dicurigai melakukan penembakan tersebut.

Gambar televisi menunjukkan petugas FSB bertopeng mengawal seorang pria yang matanya ditutup keluar dari sebuah jet kecil di Rusia dalam kegelapan.

Dalam sebuah pernyataan di situs webnya, FSB mengatakan bahwa mereka juga telah mengidentifikasi dua "kaki tangan", salah satunya ditahan di Moskow dan yang lainnya "berangkat ke Ukraina".

Para penyelidik mengatakan bahwa agen intelijen Ukraina telah menugaskan Korba, yang lahir pada tahun 1960 di wilayah Ternopil di Ukraina Soviet, untuk melakukan penembakan pada hari Jumat, yang dilakukan dengan pistol Makarov yang dilengkapi peredam suara di sebuah kompleks apartemen tujuh mil di utara Kremlin.

Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap Alekseyev, 64 tahun, tetapi Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, menyebutnya sebagai "serangan teroris" dan mengklaim bahwa serangan itu dimaksudkan untuk menggagalkan pembicaraan antara Rusia, Ukraina, dan AS untuk mengakhiri perang.

Vladimir Putin menyampaikan terima kasih kepada presiden UEA pada hari Sabtu atas bantuan dalam penahanan seorang tersangka yang terkait dengan serangan tersebut.

Badan intelijen Ukraina telah menargetkan puluhan perwira militer Rusia dan pejabat yang ditunjuk Rusia sejak awal perang, menuduh mereka terlibat dalam kejahatan perang.

Namun, Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, mengatakan Ukraina tidak ada hubungannya dengan penembakan Aleseyev dan menyatakan itu adalah akibat dari "pertikaian internal" Rusia.

Alekseyev, yang lahir di Ukraina, adalah wakil direktur badan intelijen militer Rusia, GRU, sebuah unit di kementerian pertahanan yang dikenal karena mengorganisir operasi rahasia di luar negeri, termasuk pembunuhan, sabotase, dan spionase.

Dia adalah salah satu perwira tinggi yang memberikan informasi intelijen kepada Putin untuk invasi skala penuh ke Ukraina pada tahun 2022.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Benjamin Franklin

"Perang tidak dibayar di masa perang, tagihannya datang kemudian."
Load More >