Ilustrasi. Kantor Kementerian Kesehatan Singapura. (foto:Dok.creativeformore.com)

Pemerintah Singapura Beri Subsidi Pengobatan bagi Warganya yang Terdampak Asap Karhutla

14 October 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates - Terhitung mulai 12 Oktober 2026, Pemerintah Singapura melalui Kementerian Kesehatan atau Ministry of Health kembali mengaktifkan Skema Klinik Kesiapsiagaan Kesehatan Masyarakat (PHPC) dan Skema Subsidi Kabut Asap (HSS) setelah negara tersebut terdampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah seperti Sumatera dan Kalimantan.⁠

Pengaktifan skema PHPC dan HSS ini untuk memberi subsidi pengobatan bagi warga Singapura yang terdampak kabut asap karhutla lintas batas.

Dilansir Keidenesia.TV dari laman resminya, Rabu, 14 Oktober 2026, Kementerian Kesehatan Singapura menyebut bahwa dengan diaktifkannya skema PHPC dan HSS ini, klinik dokter umum yang berpartisipasi dan semua poliklinik dapat menyediakan perawatan terjangkau bagi anak-anak, lansia, dan warga Singapura berpenghasilan rendah hingga menengah untuk kondisi yang terkait dengan kabut asap.

You might be interested : alkohol minum freepik13 Tewas dan 21 Alami Kebutaan Keracunan Alkohol di Kuwait

Dengan skema subsidi ini, masyarakat Singapura yang memiliki kartu Bantuan Publik  (PA) akan menikmati perawatan yang disubsidi penuh. Khusus untuk lansia (berusia 65 tahun ke atas) dan Anak-anak (berusia 18 tahun ke bawah), hanya membayar tidak lebih  5 dolar Singapura atau sekitar Rp69 ribu.

⁠Sementara Warga Negara Singapura lainnya yang memenuhi syarat akan membayar tidak lebih dari 10 dolar Singapura atau sekitar Rp139 ribu.

Adapun penyakit yang tercakup dalam skema Subsidi Kabut Asap tersebut di antaranya yakni; Rinitis alergi, asma, bronkitis, konjungtivitis, penyakit paru obstruktif kronis, infeksi saluran pernapasan atas, dan komplikasinya.

 

 

=

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >