Zulkifli Hasan (Foto: Instagram/Menko Pangan)

Pemerintah Tambah Bantuan Beras 10 Kilogram untuk 33 Juta Penerima

9 June 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Pemerintah memutuskan menambah bantuan pangan beras sebanyak 10 kilogram untuk 33,244 juta penerima selama tiga bulan.
  • Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah musim kemarau dan gejolak harga pangan global.
  • Bantuan pangan 10 kg beras tersebut akan langsung disalurkan per bulan kepada penerima di seluruh Indonesia, dimulai Juli 2026.
  • Pemerintah memperkirakan kebutuhan beras untuk program bantuan pangan tambahan tersebut mencapai sekitar 1 juta ton, yang masih dapat dipenuhi dari stok beras saat ini sekitar 5,2 juta ton.
  • Tambahan bantuan pangan ini diharapkan menjadi bantalan sosial untuk melindungi kelompok masyarakat rentan dari dampak fluktuasi harga pangan.
  • Data penerima bantuan pangan akan disiapkan bersama Kementerian Sosial, dan pelaksanaan program dilakukan oleh kementerian tersebut.
  • Pemerintah memastikan pasokan pangan nasional saat ini masih dalam kondisi aman berdasarkan laporan kementerian dan lembaga terkait.
atau

UPdates—Pemerintah memutuskan menambah bantuan pangan beras sebanyak 10 kilogram (kg) untuk 33,244 juta penerima selama tiga bulan. Langkah in diambil guna menjaga daya beli masyarakat di tengah musim kemarau dan gejolak harga pangan global.

You may also like : bansos 1Ini Daftar Bansos yang Cair Juni 2025, Ada Subsidi Upah Pekerja dan Honorer

Keputusan penyaluran bantuan beras tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto agar harga kebutuhan pokok tidak memberatkan masyarakat.

You might be interested : zulhas menko pangan igBilang Petani tak Terurus di Era Mega, SBY, Jokowi, dan Puji Prabowo, Menteri Zulhas Dicap Penjilat

"Oleh karena itu, bantuan beras atau bantuan pangan ya, itu kita tambah tiga bulan," kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Selasa, 9 Juni 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari TB News.

Bantuan pangan 10 kg beras tersebut akan langsung disalurkan per bulan kepada 33,244 juta penerima di seluruh Indonesia.

Ketua Umum DPP PAN itu mengatakan penyaluran bantuan beras diprioritaskan mulai Juli 2026. Sementara dua bulan berikutnya akan disesuaikan dengan koordinasi antara Kementerian Pertanian dan Perum Bulog.

"Itu sebanyak tiga kali atau untuk tiga bulan. Juli satu bulan, dua bulan lainnya nanti Menteri Pertanian bersama Bulog yang akan menentukan kapannya," ujar Zulhas.

Pemerintah memperkirakan kebutuhan beras untuk program bantuan pangan tambahan tersebut mencapai sekitar 1 juta ton.

Zulhas mengatakan stok beras pemerintah yang saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton masih mencukupi untuk mendukung penyaluran bantuan pangan tersebut.

"Lebih kurang satu juta ton. Jadi kalau stok kita 5,2 juta ton akan berkurang satu juta itu," jelasnya.

Tambahan bantuan pangan tersebut dinilai diperlukan untuk menjaga masyarakat rentan agar tidak terdampak tren pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS maupun tekanan ekonomi lainnya.

Data penerima bantuan pangan akan disiapkan bersama Kementerian Sosial. Sedangkan pelaksanaan program dilakukan oleh kementerian tersebut.

"Datanya nanti dengan Menteri Sosial, dengan Bappenas anggarannya, pelaksananya Menteri Sosial," ungkap Menko Pangan.

Pemerintah memastikan pasokan pangan nasional saat ini masih dalam kondisi aman berdasarkan laporan kementerian dan lembaga terkait serta hasil pengecekan lapangan.

Tambahan bantuan pangan tersebut diharapkan menjadi bantalan sosial untuk melindungi kelompok masyarakat rentan dari dampak fluktuasi harga pangan.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >