Kementerian Wakaf Palestina mengecam pembakaran Masjid Abu Bakr Al-Siddiq di Nablus. (Foto: AA)

Pemukim Israel Bakar Masjid di Tepi Barat, Kemenag Palestina: Biadab

23 February 2026
Font +
Font -

UPdates—Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina pada hari Senin mengutuk pembakaran masjid di kota Nablus, Tepi Barat, oleh pemukim ilegal Israel.

You may also like : assad suriah anadoluKesepakatan Rahasia Assad dan Israel, Nyawa Ditukar Info Pangkalan Militer Suriah

Mereka menggambarkan serangan itu sebagai kejahatan yang mencerminkan kebrutalan mesin hasutan rasis Israel.

You might be interested : polisi prancis reutersSetelah Bentrok di Amsterdam, Paris Dijaga Ketat saat Timnas Israel Hadapi Prancis

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Yeni Safak, Senin, 23 februari 2026, saksi mata melaporkan bahwa para pemukim menyerbu kota Tal, sebelah barat Nablus, pada Senin pagi, membakar sebagian Masjid Abu Bakr Al-Siddiq.

Pintu masuk dan fasad masjid mengalami kerusakan dengan para penyerang menyemprotkan slogan-slogan rasis di dinding luar, termasuk nama kelompok ekstremis "Price Tag."

Organisasi sayap kanan ini, yang dibentuk pada Juli 2008, terus berusaha merebut tanah yang diduduki, meneror komunitas Palestina, dan menghalangi perlawanan terhadap pendudukan Israel yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

Kementerian mengutuk serangan itu sebagai serangan terang-terangan terhadap umat Muslim dan sentimen mereka yang dengan jelas menunjukkan kebiadaban yang telah dicapai oleh mesin penghasutan rasis Israel terhadap tempat-tempat suci Islam dan Kristen di Palestina.

Menurut angka kementerian, pemukim ilegal menyerang 45 masjid tahun lalu, yang beroperasi di bawah perlindungan militer Israel.

Pernyataan itu menekankan bahwa serangan berulang terhadap tempat-tempat suci, termasuk pembakaran, penutupan, dan pencegahan seruan azan, tidak lain adalah bukti kebiadaban dahsyat yang dilakukan oleh pendudukan.

Kementerian menegaskan bahwa kejahatan tersebut melanggar hukum agama dan peraturan internasional yang menjamin kebebasan beribadah.

Sekitar 770.000 pemukim ilegal Israel tinggal di ratusan permukiman dan pos terdepan di seluruh Tepi Barat yang diduduki, termasuk 250.000 di Yerusalem Timur, dengan serangan harian yang bertujuan untuk secara paksa menggusur penduduk Palestina.

Sejak perang genosida Israel di Gaza dimulai pada Oktober 2023, kekerasan pemukim dan militer di Tepi Barat telah meningkat secara dramatis, dengan warga Palestina memandang peningkatan tersebut—termasuk pembunuhan, penangkapan, penggusuran, dan perluasan permukiman—sebagai jalan menuju aneksasi formal.

Menurut angka Palestina, pasukan dan pemukim Israel telah membunuh setidaknya 1.117 warga Palestina di Tepi Barat sejak Oktober 2023, melukai sekitar 11.500, dan menangkap sekitar 22.000.

Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel ilegal pada Juli 2024, menyerukan evakuasi semua permukiman.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >