Andrie Yunus (Foto: X MK)

Penyiram Air Keras Aktivis Andrie Yunus 4 Orang, DPR Minta Nama Aktor Intelektualnya

16 March 2026
Font +
Font -

UPdates—Polda Metro Jaya menduga pelaku penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus sebanyak empat orang.

You may also like : kombes wira satya pmjSudah 22 Tersangka Ditangkap di Kasus Judi Online Kementerian Komunikasi dan Digital

Kesimpulan itu diambil setelah penyidik mengumpulkan 86 rekaman kamera pengawas atau CCTV.

You might be interested : habiburokhman dprKUHP Baru Banjir Kritik, DPR: Nikah Siri dan Poligami tak Dilarang

Berdasarkan rekaman CCTV, keempat pelaku menggunakan dua sepeda motor dan sudah membuntuti Andrie sejak di YLBHI.

"Selanjutnya, diduga empat orang terduga pelaku menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini. Kemudian, mengikuti korban bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanudin dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 16 Maret 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv.

Peristiwa penyiraman air keras itu terjadi pukul 23:37 WIB pada Kamis,12 Maret 2026, di Jalan Salemba 1 persimpangan Jalan Talang, wilayah Jakarta Pusat dan semua kejadian terekam kamera CCTV dengan gambar yang cukup jelas, sehingga bisa membantu proses penyelidikan dan penyidikan penyidik.

Setelah melakukan aksinya, para terduga pelaku melarikan diri ke arah berbeda. Sepeda motor pertama melawan arus di Jalan Salemba menuju Senen.

Dari Senen, pelaku menuju Jalan Kramat Raya, kemudian ke Tugu Tani dan selanjutnya bergerak ke arah Stasiun Gondangdia lalu ke wilayah Jakarta Selatan.

Sedangkan motor kedua yang ditumpangi dua orang dari lokasi kejadian langsung lurus menuju Jalan Pramukasari 2. Selanjutnya, menuju Matraman dan termonitor dari CCTV menuju wilayah Jatinegara selanjutnya ke Jalan Otista Iskandar Dinata, Jakarta Timur.

"Dari rekaman CCTV tersebut yang kami padukan dengan pengolahan digital terhadap alat komunikasi, setelah kejadian, salah satu pelaku diduga mengganti pakaian sebelum melanjutkan perjalanan dalam pelariannya, dan hasil analisa jaringan komunikasi menunjukkan para pelaku selanjutnya berpencar ke wilayah Kalibata, Ragunan, dan wilayah Bogor," ungkap Iman.

Polri Harus Ungkap Aktor Intelektual

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menilai peristiwa tersebut merupakan masalah serius yang tidak dapat dianggap sebagai tindak kriminal biasa.

Makanya, ia meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut secara cepat, transparan, dan profesional.

“Peristiwa ini adalah masalah serius. Kami meminta Polri segera mengungkap pelaku, termasuk pihak yang merencanakan maupun aktor intelektual di balik kejadian ini,” tegas Habiburokhman dalam Konferensi Pers Komisi III DPR RI terkat kasus ini di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.

Perwakilan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Safaruddin menegaskan kasus tersebut harus segera diungkap secara menyeluruh.

“Ini merupakan kejahatan serius. Kami meminta Kapolri melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui siapa pelaku dan pihak yang terlibat,” tegas Safaruddin.

Fraksi lain di DPR RI; Partai Golkar, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai NasDem, Partai Demokrat, serta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga meminta pengusutan kasus hingga tuntas.

Komisi III menegaskan akan terus mengawal proses penegakan hukum terhadap kasus penyiraman air keras terhadap Andri Yunus hingga tuntas guna memastikan perlindungan terhadap pembela HAM serta menjaga nilai-nilai demokrasi.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

mustofa bisri

Achmad Mustofa Bisri

"Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain."
Load More >