Pasukan Garda Revolusi Iran di Selat Hormuz. (foto:Dok.voiceofemirates.com)

Perang dengan AS Berlanjut, Iran Pastikan Selat Hormuz Tidak Akan Aman

20 July 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terus berlanjut, dengan serangan malam kesembilan berturut-turut oleh pasukan AS terhadap Iran pada 20 Juli 2026.
  • Garda Revolusi Iran mengumumkan bahwa Selat Hormuz tidak akan aman selama agresi AS berlanjut dan memperingatkan militer AS untuk bersiap menghadapi operasi hukuman.
  • Serangan AS menghantam beberapa kota di Iran, termasuk Tabriz, Chabahar, Konarak, Bandar Mahshahr, dan Bandar Imam Khomeini, dengan tujuan melemahkan kemampuan Iran menyerang kapal komersial.
  • Garda Revolusi Iran juga melancarkan serangan terhadap target militer AS di Kuwait dan menargetkan pesawat AS di bandara Aqaba, Yordania, dengan rudal balistik.
  • Harga minyak melonjak setelah serangan terbaru AS, dengan minyak mentah Brent naik 2,72% menjadi $90,50 per barel.
  • Presiden Donald Trump menyatakan bahwa serangan terbaru AS dilakukan untuk menghormati para anggota militer AS yang gugur dalam beberapa hari terakhir.
  • Total jumlah personel militer AS yang tewas sejak perang dimulai mencapai 17 orang, dengan lebih dari 420 lainnya terluka, sementara 50 orang tewas dan lebih dari 500 terluka di Iran dalam serangan AS selama tiga minggu terakhir.
atau

UPdates - Perang Amerikat Serikat (AS) dan Iran hingga kini terus berlanjut. Pada hari Senin, 20 Juli 2026 waktu setempat, pasukan AS melanjutkan serangan malam kesembilan berturut-turut terhadap Iran.

You may also like : saveclip.app 640450961 17898701040406052 8574858185818647751 nTrump Bilang tak Masalah Iran Punya Rudal Balistik, Pejabat AS Rilis 14 Poin Rencana Perdamaian

Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim melaporkan bahwa rudal-rudal AS menghantam beberapa kota di Iran pada Senin pagi. Ledakan terdengar di Tabriz, Chabahar, Konarak, Bandar Mahshahr, dan Bandar Imam Khomeini, kata kantor berita tersebut.

You might be interested : tump netanyahuAmerika Kirim Pesan Rahasia ke Israel, Uraikan Waktu Serang Iran

Komando Pusat militer AS menyebut bahwa serangan tersebut bertujuan untuk "melemahkan" kemampuan Iran untuk menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz, kata.

Sementara itu, Garda Revolusi Iran mengatakan telah menyerang target militer AS di Kuwait dan menargetkan pesawat AS di bandara Aqaba, Yordania, dengan rudal balistik.

Garda Revolusi Iran juga mengumumkan serangan mendadak terhadap "markas operasi khusus musuh di wilayah Al-Tanf, Suriah".

Disadur Keidenesia.TV dari The Guardian, Senin, 20 Juli 2026, Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa Selat Hormuz akan tetap tidak aman selama apa yang disebutnya sebagai "agresi AS” di wilayah tersebut berlanjut.

Mereka memperingatkan bahwa "jalur ini tidak akan aman untuk transit produk petrokimia, bahkan setetes pun minyak dan gas". Mereka juga memperingatkan militer AS untuk bersiap menghadapi "operasi hukuman".

Harga minyak melonjak pada perdagangan awal Asia Senin setelah serangan terbaru AS dan ketegangan di Selat Hormuz dengan minyak mentah Brent untuk pengiriman September naik 2,72% menjadi $90,50 per barel sekitar pukul 01.00 GMT. Sebelumnya, harga sempat melampaui $91 – harga tertinggi sejak Juni.

Kepada wartawan saat ia kembali ke Washington setelah final Piala Dunia, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa serangan terbaru Amerika dilakukan untuk menghormati para anggota militer AS yang gugur dalam beberapa hari terakhir .

“Kami menyerang mereka (Iran, red) dengan sangat keras lagi malam ini, dan kami melakukannya untuk menghormati mungkin tiga, mungkin tiga patriot hebat,” kata Trump.

Militer AS mengatakan seorang anggotanya tewas pada hari Sabtu di Irak utara selama peledakan terkontrol terhadap drone Iran yang jatuh, dan sehari sebelumnya dua personelnya tewas di Yordania dalam serangan Iran.

Hal ini menjadikan total jumlah personel militer AS yang tewas sejak perang dimulai menjadi 17 orang, dengan lebih dari 420 lainnya terluka. Sementara Kementerian Kesehatan Iran mengatakan pada hari Sabtu bahwa 50 orang telah tewas dan lebih dari 500 orang terluka dalam serangan AS di negara itu selama tiga minggu terakhir.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >