
UPdates—Juru bicara Tentara Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akrami Nia, mengatakan pada hari Kamis bahwa Panglima Tertinggi Tentara Iran, Mayor Jenderal Amir Hatami, mengeluarkan arahan untuk menghadapi agresi darat apa pun secara tegas.
You may also like :
Tanggapi Proposal AS, Iran Minta Ganti Rugi dan Akhiri Perang
Perintah tegas Amir Hatami termasuk untuk tidak membiarkan satu pun agresor hidup jika terjadi serangan.
You might be interested :
Iran Ejek Trump: Kami akan Buka Selat Hormuz atas Perintah Imam Khamenei, bukan atas Cuitan Beberapa Idiot
Laporan TV Al-Mayadeen yang dilansir Keidenesia.tv dari SABA, Kamis, 16 April 2026, Akrami Nia juga menyampaikan detail operasi Isfahan beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan bahwa tentara Iran menargetkan pesawat C-130 Amerika dengan rudal yang ditembakkan dari bahu selama upaya infiltrasi, yang menggagalkan misi tersebut dan memaksa pasukan Amerika untuk mundur dari daerah tersebut.
Akrami Nia mencatat bahwa sejumlah martir gugur selama operasi untuk memukul mundur upaya infiltrasi Amerika di selatan Isfahan.
Sementara itu, media pemerintah Iran melaporkan bahwa 26 juta orang telah secara sukarela mendaftar untuk dinas militer di bawah inisiatif berlabel "Donasikan Hidupmu."
Angka orang yang tertarik dalam kampanye mobilisasi massal di Iran tersebut belum pernah terjadi sebelumnya.
Dengan populasi negara itu yang mencapai sekitar 90 juta, ini akan mewakili hampir 29 persen warga Iran.
Dilansir dari Novinite, para relawan diharapkan akan dikerahkan bersama Korps Garda Revolusi Islam dan tentara regular.
Pihak berwenang juga mempertimbangkan melanjutkan rencana pembentukan "rantai manusia" untuk melindungi situs-situs sensitif.