
UPdates—Pesawat Pelita Air Service PAS 7101 rute Long Bawan-Tarakan jatuh setelah lepas landas dari Long Bawan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis, 19 Februari 2026. Pilot dilaporkan selamat dalam peristiwa itu.
You may also like :
Putin Minta Maaf, Akui Sistem Pertahanan Udara Rusia Ditembakkan saat Azerbaijan Airlines Melintas
Menurut informasi awal dari AirNav Indonesia, pesawat jatuh pukul 12.20 WITA, dengan jarak 5 kilometer sejak lepas landas. Cuaca pada saat kejadian cukup cerah dengan jarak pandang sejauh 9 kilometer.
Pilot pesawat yang terjatuh di wilayah Dataran Tinggi Krayan itu saat ini telah bersama warga Krayan. Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Radar Tarakan, warga Krayan bernama Malveri menceritakan bahwa berdasarkan informasi yang ia peroleh pesawat diduga jenis Pelita Air yang mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM).
Pesawat tersebut terbang dari Tarakan menuju Krayan. Sang pilot dikabarkan selamat karena sebelum kejadian sempat melompat dan menggunakan parasut.
Menurut laporan itu, pesawat dalam kondisi terbakar atau meledak.
Unggahan akun X @i_concordreview yang dipantau Keidenesia.tv memberikan informasi sama meski waktu peristiwa berbeda.
“Pesawat kecil Pelita Air milik Pertamina jatuh di bukit saat mengangkut bahan bakar akibat cuaca buruk sekitar pukul 10:00 pagi waktu setempat di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara hari ini. Laporan mengatakan pilot selamat, operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung,” tulis akun tersebut.
Berdasarkan data AirNav Indonesia, pesawat lepas landas pukul 12.10 WITA dan seharusnya melapor saat melintasi Malinau pukul 12.24 WITA serta tiba di Tarakan pukul 13.15 WITA.
Akan tetapi, sekitar pukul 12.20 WITA, pesawat lain menangkap sinyal darurat (ELT) yang biasanya aktif saat terjadi benturan keras. Koordinat sinyal darurat terdeteksi sekitar 5 kilometer dari ujung landasan, di balik gunung.
Menurut keterangan saksi mata di apron bandara, mereka melihat pesawat menukik ke bawah sebelum hilang kontak.
Hingga waktu estimasi kedatangan, pesawat tidak melakukan komunikasi dengan Tarakan, dan tim bandara telah bergerak menuju lokasi dugaan jatuhnya pesawat.