
UPdates - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN) akan mulai dicairkan pada awal Ramadan. Pencairan THR ditargetkan berlangsung paling lambat pada pekan pertama bulan Ramadan.
You may also like :
Rekrutmen Bersama BUMN 2025 Mulai Dibuka Jumat 7 Maret, Ini Link Pendaftarannya
Meski tak merinci tanggalnya, namun Purbaya hanya memastikan penyaluran tunjangan hari raya tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat ini.
You might be interested :
Pemerintah Pastikan Tiket Pesawat Domestik Tetap Terjangkau
"Minggu pertama puasa. Bentar lagi," kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Februari 2026, menjawab pertanyaan para wartawan terkait jadwal pencairan THR ASN tahun ini.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran THR ASN 2026.
Anggaran tersebut dialokasikan bagi ASN, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), anggota TNI dan Polri, hakim, serta para pensiunan.
Selain sebagai bentuk apresiasi, penyaluran THR juga diharapkan memiliki dampak positif terhadap perekonomian nasional. THR yang diterima oleh ASN, TNI, dan Polri akan dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Peningkatan konsumsi masyarakat ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan membantu menjaga stabilitas harga.
Menkeu Purbaya optimistis bahwa belanja pemerintah pada kuartal I tahun 2026 akan berjalan tepat waktu dan efektif. Sehingga dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Ia memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun 2026 akan mencapai 5,5 persen hingga 6 persen. "Prediksi kita di triwulan pertama, ekonomi kita bisa tumbuh antara 5,5 persen sampai 6 persen," jelasnya.