Presiden Prabowo Subianto menggelar silaturahmi dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 5 Maret 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Pidato Prabowo Bikin Ulama Terharu, Janji Keluar dari BoP Jika tak Perjuangkan Palestina

6 March 2026
Font +
Font -

UPdates—Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Marsudi Syuhud menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas upayanya dalam menghadapi situasi global yang sangat dinamis.

You may also like : amelia anggraini dpr nasdemJadi Anggota BoP, DPR: Indonesia Harus Berani Tegur Israel

Apresiasi itu ia lontarkan dalam keterangannya kepada awak media usai kegiatan Silaturahmi Presiden dengan Para Kiai dan Tokoh Organisasi Kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 5 Maret 2026.

You might be interested : hukum online 123 Kepala Daerah Sulsel Siap Dilantik, Ini Daftarnya dan Susunan Acara Pelantikan di Istana

Menurutnya, langkah-langkah yang dilakukan pemerintah saat ini menunjukkan kesungguhan untuk melindungi kepentingan nasional sekaligus berperan aktif dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia.

“Indonesia akan terus berusaha agar perang dapat dihentikan dan perdamaian dapat tercapai. Karena itu beliau akan berusaha sekuat tenaga untuk, pertama, melindungi bangsa kita sendiri, dan kedua, turut andil menciptakan dunia yang damai,” ujarnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi Presiden RI.

Marsudi menegaskan bahwa para kiai dan ulama akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai upaya pemerintah demi kemajuan bangsa.

“Maka kami para kiai dan pimpinan agama antusias menyambut beliau serta mendukung beliau untuk berusaha sekeras-kerasnya, baik demi kemajuan bangsa Indonesia maupun untuk perdamaian dunia,” ujarnya.

Ketua Umum Wahdah Islamiyah K.H. Muhammad Zaitun Rasmin mengungkapkan rasa harunya terhadap komitmen Presiden Prabowo dalam memperjuangkan perdamaian, khususnya untuk Palestina. Zaitun mengatakan bahwa komitmen tersebut mencerminkan semangat bersama untuk kebaikan umat.

“Satu semangat yang membuat kami terharu, bahwa kata beliau untuk kebaikan umat, bangsa, dan juga untuk umat Islam di dunia, apalagi di Palestina dan di berbagai wilayah, sekecil apapun kemungkinan, kata beliau ‘Saya tertantang untuk berusaha’. Dan itu membuat kami terharu, dan kami semua juga punya semangat yang sama,” katanya.

Sementara itu, Presiden Prabowo berjanji akan keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump jika Indonesia tidak bisa membawa perdamaian untuk Palestina.

Hal itu diungkap Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis. "Janjinya, ‘kalau memang saya tidak bermanfaat di BoP, saya akan mundur’," beber KH Cholil Nafis di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026 malam.

Menurutnya, Prabowo menyatakan bahwa semua langkahnya semata-mata untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Ia menyatakan posisi Indonesia sudah sangatlah jelas dan takkan berubah soal itu.

"Kalau tidak untuk kepentingan Palestina, maka dia akan mundur," ujarnya.

Ini bukan kali pertama Prabowo melontarkan janji ini. Pada 3 Februari 2026 lalu, Cholil juga menyampaikan hal serupa.

Font +
Font -