Aparat Kepolisian Polda Metro Jaya melakukan Penggerebekan sarang narkoba di wilayah Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu, 1 November 2026 (Foto: RRI/Ryan Suryadi)

Polisi Carter Kereta dan Gerebek Sarang Narkoba dari Berbagai Sisi, Target Lolos, 26 Orang Ditangkap di Kampung Bahari 

1 November 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Polisi kembali menggerebek kawasan yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Jakarta Utara, Minggu, 1 November 2026. Penggerebekan kali ini dilakukan di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok.

You may also like : kapolri sayudi asKapolri Mutasi Besar-besaran: Dari Irwasum, Kabareskrim, Kadensus 88, hingga Kapolda Metro

Operasi tersebut melibatkan personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bersama pihak Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, serta Brimob Polri.

Penggerebekan dimulai sekitar pukul 05.30 WIB. Sebelum bergerak ke lokasi, personel gabungan terlebih dahulu berkumpul di Stasiun Tanjung Priok untuk mengikuti apel.

Petugas kemudian mencarter kereta menuju kawasan Kampung Bahari dan Kampung Muara Bahari. Setibanya di lokasi, personel langsung turun dan menyisir sejumlah lapak di sepanjang rel hingga area permukiman warga yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Penyisiran tidak berjalan mulus. Sejumlah orang melakukan perlawanan dengan melempari petugas menggunakan batu hingga menembakkan petasan ke arah aparat.

Kendati begitu, petugas tetap melanjutkan pemeriksaan di sejumlah titik yang telah menjadi sasaran operasi.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto mengatakan, kepolisian sebelumnya telah memetakan sejumlah lokasi. Pihaknya juga telah memantau orang yang menjadi target operasi dalam penggerebekan ini.

“Namun, beberapa orang yang menjadi sasaran justru melarikan diri saat petugas melakukan penggerebekan. Untuk yang target memang mereka melarikan diri, tetapi kita sudah ada, sudah ada datanya posisi di mana,” kata Dadang di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu, 1 November 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari RRI.

Dijelaskan Dadang, sejumlah orang yang menjadi target operasi telah teridentifikasi. Ia menduga, perlawanan yang dilakukan sejumlah orang di lokasi untuk memancing petugas meninggalkan area sasaran yang telah dipetakan.

“Ada beberapa yang teridentifikasi, tetapi itu mereka memancing untuk kita keluar dari kolam yang menjadi target kita. Kita sudah memiliki target kolam yang sudah kita petakan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepolisian akan tetap mengejar orang-orang yang masuk dalam target operasi. Termasuk mereka yang melarikan diri saat penggerebekan berlangsung.

26 Orang Diamankan

Sebanyak 26 orang diamankan dalam penggerebekan terkait narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu, 1 November 2026.

Selain mencarter kereta, operasi tersebut dilakukan secara serentak dari berbagai arah dengan melibatkan sejumlah unsur kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan penggerebekan melibatkan Bareskrim Polri dan Brimob. Petugas bergerak dari sejumlah sisi secara bersamaan untuk menjangkau lokasi yang menjadi sasaran operasi.

"Yang jelas kita melakukan penggerebekan dari berbagai sisi, ya. Ada dari berbagai arah, oleh karena itu kita lakukan serempak," ujar Bismo di lokasi penggerebekan.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti narkotika berupa sabu dan ganja. Polisi juga menemukan alat isap narkoba, senjata tajam, serta mesin yang digunakan untuk mencetak ekstasi.

"Kemudian ada mesin, mesin pencetak ekstasi, ya. Kemudian ada sajam dan bong, peralatan-peralatan yang digunakan untuk penyalahgunaan narkoba," bebernya.

Selain penindakan hukum, kepolisian juga menyiapkan langkah lanjutan untuk mencegah kawasan tersebut kembali dimanfaatkan sebagai lokasi peredaran narkoba.

Kapolda Dadang mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku pemilik lahan.

PT KAI diharapkan melakukan penataan kawasan di sekitar jalur rel. Penataan tersebut meliputi pembenahan lingkungan, pendataan warga, hingga pembersihan rumah-rumah liar.

Menurut Dadang, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui penggerebekan. Upaya tersebut juga perlu dibarengi pembenahan lingkungan dan peningkatan kepedulian masyarakat.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >