
UPdates – Polri terus memperkuat misi kemanusiaan, termasuk pencarian korban pascagempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
You may also like :
Hasil Survei KPK: Polri, BUMN, Provinsi Sumut, dan Kota Makassar "Rapor Merah"
Sebanyak 10 ekor anjing K9 SAR berpengalaman dari Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri diterbangkan menggunakan pesawat khusus CN-295 Polri P-4501 dengan rute tersendiri Pondok Cabe–Labuan Bajo.
Dilansir Keidenesia.TV dari Humas Polri, Selasa, 18 Agustus 2026, 10 ekor anjing K9 ini memiliki kemampuan Canine Search and Rescue (CSAR) untuk membantu pencarian korban serta cadaver, yaitu kemampuan mendeteksi aroma khas yang berasal dari tubuh manusia yang telah meninggal dunia.
Kemampuan tersebut sangat dibutuhkan dalam kondisi bencana ketika korban berada di bawah reruntuhan, tertutup material, atau berada di lokasi yang sulit ditemukan secara visual.
Selain membawa 10 anjing K9, sebanyak 21 personel Ditpolsatwa juga diberangkatkan untuk mendukung operasional 10 K9. Pesawat juga mengangkut perlengkapan operasional dan bantuan logistik untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Sebelumnya, Polri telah memberangkatkan 137 personel pada Sabtu, 15 Agustus 2026 malam, termasuk personel SAR Brimob, DVI, Dokkes, Humas, Slog dan Propam.
Polri juga menyiapkan tiga unit helikopter AW169 untuk mendukung distribusi bantuan dan mobilitas personel menuju wilayah yang sulit dijangkau atau terisolasi.
Pesawat CASA Polri yang telah berada di wilayah NTT juga dimanfaatkan untuk mempercepat mobilitas menuju Labuan Bajo dan wilayah lainnya.