
UPdates—Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan akan menertibkan perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang selama ini menjadi sumber korupsi.
You may also like :
Presiden Prabowo Bolehkan Warga Negara Asing Pimpin BUMN
Prabowo menegaskan hal itu dalam acara puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026.
You might be interested :
Heboh Koruptor Termuda Indonesia, Netizen Usul Nur Afifah Balqis Jadi Duta Korupsi Tanah Air
"BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN itu sumber korupsi," kata Prabowo sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari YouTube Sekretariat Presiden.
Ia memperingatkan para koruptor untuk menghentikan praktik kotor mereka. Prabowo juga meminta untuk mengembalikan kekayaan negara yang mereka nikmati lewat praktik-praktik korupsi.
"Saudara ingin presidenmu bicara apa adanya kan? Saya peringatkan lagi, sekali lagi untuk sekian kali lagi saya bicara dari dulu. Hei para koruptor sadar diri, hentikan praktik-praktik kau, hentikan, rakyat tidak bodoh. Hentikan. Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik," serunya.
Menurut Prabowo, Indonesia bangsa pemaaf, namun rakyat membutuhkan keadilan atas apa yang sudah dilakukan oleh para koruptor.
"Kita bangsa pemaaf. Tapi rakyat butuh keadilan, butuh kesejahteraan, butuh sekolah yang baik. Guru-guru butuh gaji yang baik. Dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik. Tentara dan polisi butuh gaji yang baik supaya mereka tidak memeras dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji yang baik supaya mereka tidak korupsi. Percayalah, mari kita bersatu semua unsur," tegas Prabowo.
Ketua Gerindra itu juga menyinggung soal perbedaan dan kontestasi politik di Tanah Air.
“Kita berbeda tidak ada masalah. Berbeda partai tidak ada masalah. Tiap sekian tahun kita bertanding dengan baik. Tidak ada masalah. Siapa yang menang monggo. Jangan kalau kalah mau bakar-bakar. Apa itu. Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di republik ini itu adalah pemimpin pengkhianat. Saya percaya hukum karma akan kena kepada mereka semua itu,” ujarnya.