
UPdates—Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintahannya sudah menciptakan 1 juta lapangan pekerjaan.
You may also like :
DPR Ingatkan Dugaan Tindak Pidana Keracunan MBG tidak Bisa Dianggap Kecil
Hal ini disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.
You might be interested :
Mulai Tahun Depan Program Makan Bergizi Gratis Serap Anggaran Rp1,2 Triliun per Hari
"Itu nanti di ujungnya kalau kita sampai 82 juta (penerima MBG) kita akan menciptakan 3 sampai 5 juta lapangan kerja saudara-saudara," katanya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 2 Februari 2026.
Prabowo menekankan bahwa semua paham bahwa rakyat butuh pekerjaan. Tapi lapangan pekerjaan itu tidak akan tercipta jika hanya teriak-teriak, mencela, dan menghardik.
"Saya buktikan kepada saudara-saudara, Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menghasilkan sekarang 1 juta lapangan kerja. Hanya dari MBG," tegasnya.
Kepala Negara juga menyinggung adanya tuduhan untuk menjelek-jelekkan Indonesia. Prabowo meminta jangan merusak seluruh bangsa jika tidak suka dengan beberapa orang.
"Jadi begini ya, kalau saudara tidak suka dengan dua (atau) tiga orang, jangan merusak seluruh bangsa. Kalau tidak suka sama Prabowo, silakan, 2029 bertarung. Iya kan," tegasnya disambut tepuk tangan.
"Sedikit-sedikit mau demo. Demo boleh, tapi dia tidak berharap demo. Tapi dia berharap kerusuhan. Dan kerusuhan itu mencelakakan bangsa dan negara. Bakar-bakar, bom molotov, saya katakan itu membahayakan. Itu pidana,” lanjutnya.
Ia percaya mereka ini dikendalikan kekuatan asing. “Kelompok-kelompok ini, sadar atau tidak, mereka dikendalikan kekuatan asing. Yakin saya dan saya punya bukti,” tandasnya.
