Presiden China, Xi Jinping dan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez (Foto: Anadolu)

Presiden China Xi Jinping: Dunia Sedang Kacau

14 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Presiden China Xi Jinping menyatakan bahwa dunia saat ini sedang kacau dan dihadapkan pada persaingan antara supremasi hukum dan kekuasaan.
  • Xi Jinping melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez di Beijing untuk memperkuat kerja sama dan menentang kembalinya dunia ke hukum rimba.
  • Kunjungan Pedro Sanchez ke Tiongkok merupakan kunjungan keempatnya sejak menjabat dan dilakukan sekitar lima bulan setelah Raja Spanyol Felipe VI melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok.
  • Spanyol dan Tiongkok memiliki volume perdagangan bilateral lebih dari $55 miliar tahun lalu, dengan Beijing sebagai mitra dagang terbesar Madrid di luar Uni Eropa.
  • Xi Jinping menyerukan penghormatan terhadap kedaulatan, keamanan, dan keselamatan rakyat dan lembaga di Timur Tengah, serta menjaga keselamatan personel dan fasilitas semua negara.
  • Pernyataan Xi Jinping tentang Timur Tengah disampaikan setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.
  • Xi Jinping juga bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan di Beijing untuk membahas tentang situasi di Timur Tengah.
atau

UPdates—Presiden China, Xi Jinping pada hari Selasa menegaskan dunia saat ini sedang kacau.

You may also like : bayi tiongkok alamyChina Beri Subsidi Hingga Rp24,6 Juta per Anak, Ingin Warga Lahirkan Banyak Anak

Penilaian itu ia sampaikan saat Tiongkok berupaya memperkuat kerja sama dengan Spanyol untuk menentang kembalinya dunia ke hukum rimba di tengah konflik yang sedang berlangsung antara AS-Israel dan Iran.

You might be interested : senator chris murphySenator AS: Perang Iran Berjalan Buruk karena Militer Menerima Perintah dari Orang Tua Pikun

Kantor berita Xinhua melaporkan, XI hari ini melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez di Beijing.

"Dunia saat ini berada dalam kekacauan, dihadapkan pada persaingan antara supremasi hukum dan kekuasaan," kata Xi sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Selasa, 14 April 2026.

Ia mendesak Madrid dan Beijing untuk bersama-sama membela multilateralisme sejati.

Komentar Xi yang dirilis oleh media pemerintah tidak secara langsung menyebutkan perang AS-Israel dengan Iran.

Namun, baik Spanyol maupun Tiongkok, yang diperkirakan akan menjadi tuan rumah kunjungan Presiden AS Donald Trump bulan depan, telah mengecam serangan AS-Israel terhadap Iran sebagai tidak dapat diterima dan ilegal.

Sanchez tiba di Tiongkok pada hari Sabtu untuk kunjungan lima hari, kunjungan keempatnya sejak menjabat.

Kunjungan ini dilakukan sekitar lima bulan setelah Raja Spanyol Felipe VI melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok -- kunjungan pertama oleh seorang raja Spanyol dalam 18 tahun.

Spanyol dan Tiongkok mencatatkan volume perdagangan bilateral lebih dari $55 miliar tahun lalu karena Beijing tetap menjadi mitra dagang terbesar Madrid di luar Uni Eropa.

Pada Selasa ini, Xi Jinping juga menyerukan penghormatan terhadap kedaulatan, keamanan, dan keselamatan rakyat dan lembaga di Timur Tengah.

"Kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah negara-negara di Timur Tengah dan kawasan Teluk harus sepenuhnya dihormati, dan keselamatan personel, fasilitas, dan lembaga semua negara harus dijaga secara efektif," kata Xi dalam komentar publik pertamanya tentang kawasan tersebut sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Xi bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan di Beijing.

Font +
Font -