UPdates - Klub Liga 1 Indonesia 2024/2025 yang terkena sanksi FIFA kembali bertambah. Kini giliran PSIS Semarang yang menyusul Persik Kediri dan PSM Makassar yang harus menerima hukuman dari induk organisasi sepak bola dunia.
PSIS Semarang menjadi klub Indonesia terbaru yang diumumkan FIFA terjerat sanksi. Tim yang dijuluki Laskar Mahesa Jenar ini tercantum dalam daftar FIFA Registration Ban, bersama lima klub Indonesia lainnya, seperti Persiwa Wamena, Sada Sumut FC, Kalteng Putra, Persik Kediri, dan PSM Makassar.
Dilihat Keidenesia dari laman FIFA, Jumat, 4 April 2025, hukuman yang dijatuhkan kepada PSIS Semarang berupa larangan transfer pemain untuk tiga periode. Sanksi ini mulai berlaku pada 2 April 2025, kemarin.
You might be interested : Timnas Indonesia Tembus Peringkat 123 FIFA Usai Kalahkan Bahrain
Hukuman yang diterima PSIS serupa dengan yang dijatuhkan kepada Persik Kediri sejak 27 Januari dan PSM Makassar sejak 28 Maret. Dengan demikian, PSIS menjadi tim Indonesia ketiga yang menerima sanksi serupa pada tahun ini.
Meskipun tidak dijelaskan secara rinci penyebab sanksi yang diterima PSIS Semarang, spekulasi berkembang bahwa hukuman tersebut berkaitan dengan masalah tunggakan gaji pemain.
Isu tersebut muncul setelah salah satu pemain asing PSIS, Evandro Brandao, memutuskan kontrak secara sepihak pada 27 Maret lalu.
Evandro Brandao, yang baru bergabung dengan PSIS pada Agustus 2024 dan dikontrak hingga akhir musim Liga 1 2024-2025, mengakhiri kontraknya dengan alasan keterlambatan pembayaran gaji yang telah menunggak selama empat bulan.
Keterlambatan pembayaran gaji tersebut ternyata membuat Brandao sangat kecewa. Meskipun sudah mencoba berkomunikasi dengan pihak manajemen, upayanya tidak membuahkan hasil yang diharapkan.